ANALISA BEBAN KERJA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT TERHADAP TINGKAT STRES KERJA DI RSU MUHAMMADIYAH DARUL ISTIQOMAH KENDAL

AL MAULIDIA, Nurul Muthmainnah and PERDHANA, Mirwan Surya,(28 September 2026), ANALISA BEBAN KERJA PERAWAT INSTALASI GAWAT DARURAT TERHADAP TINGKAT STRES KERJA DI RSU MUHAMMADIYAH DARUL ISTIQOMAH KENDAL. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (14kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (145kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (159kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (531kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (166kB)
[thumbnail of Full PDF Bookmarks] Text (Full PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam beban kerja yang dialami perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Muhammadiyah Darul Istiqomah Kendal, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta keterkaitannya dengan tingkat stres kerja yang dirasakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif dan perspektif fenomenologi. Informan penelitian adalah seluruh perawat IGD yang berjumlah 17 orang, dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi terstruktur dan kuesioner demografis, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat IGD mengalami beban kerja tinggi, tercermin dari volume pasien yang besar, durasi kerja 8–12 jam per hari, kompleksitas kasus kegawatdaruratan, serta beban administratif berupa pengisian rekam medis elektronik dan dokumentasi manual secara bersamaan yang membentuk hidden workload. Beban kerja dipengaruhi oleh faktor internal (kondisi fisik-psikologis, motivasi, masa kerja) dan faktor eksternal (jumlah dan keparahan pasien, ketersediaan tenaga, sarana-prasarana, serta sistem penjadwalan shift). Beban kerja tinggi tanpa diimbangi kontrol dan dukungan organisasi yang memadai terbukti meningkatkan risiko stres kerja, sejalan dengan model Job Demand-Control Karasek, yang berpotensi berkembang menjadi burnout dan berdampak pada mutu pelayanan serta keselamatan pasien. Perawat telah mengembangkan strategi coping mandiri berupa recovery-oriented, preventive, dan spiritual coping untuk menghadapi tekanan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan intervensi sistemik dari manajemen rumah sakit, meliputi penataan ulang sistem penjadwalan, penyediaan tenaga administrasi khusus, peningkatan sarana-prasarana, evaluasi sistem kompensasi, serta penguatan dukungan kesehatan mental dan psikososial bagi perawat IGD.
Keywords : workload, work stress, nurses, emergency department, phenomenology, beban kerja, stres kerja, perawat, instalasi gawat darurat, fenomenologi
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Nurul Muthmainnah Al Maulidia
Date Deposited: 09 Oct 2026 08:18
Last Modified: 09 Oct 2026 08:18
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/19059

Actions (login required)

View Item
View Item