REVIANA, Ima and NAYLAH, Maal,(30 September 2026), EFEK SPILLOVER PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA: PENDEKATAN SPASIAL DURBIN MODEL (SDM). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (354kB)
Download (300kB)
Download (300kB)
Download (279kB)
Download (312kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Pariwisata merupakan sektor strategis yang berperan dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan aktivitas ekonomi, investasi,
penyerapan tenaga kerja, dan pembangunan infrastruktur. Perkembangan
pariwisata di suatu wilayah tidak hanya memberikan dampak pada wilayah sendiri, tetapi juga berpotensi memberikan spillover effect pada wilayah sekitarnya melalui keterkaitan ekonomi dan spasial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis spatial spillover effect pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia selama periode 2018-2023. Pertumbuhan ekonnomi sebagai variabel dependen diproksikan dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sedangkan variabel independen meliputi investasi, wisatawan nusantara, tenaga kerja pariwisata, airport, dan road. Penelitian ini menggunakan data panel dari 34 provinsi di Indonesia selama periode 2018-2023. Analisis dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode Spatial Durbin Model (SDM) dengan pembobotan K-Nearest Neighbors (KNN) untuk mengidentifikasi pengaruh langsung (direct effect) dan pengaruh tidak langsung atau spillover (indirect effect).
Hasil estimasi SDM dengan pembobotan KNN menunjukkan bahwa
pertumbuhan ekonomi di Indonesia dipengaruhi oleh faktor internal daerah dan keterkaitan spasial antarwilayah. Variabel investasi, wisatawan nusantara, tenaga kerja pariwisata, dan airport berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan road negatif signifikan. Hasil analisis direct effect menunjukkan pola yang serupa, yaitu investasi, wisatawan nusantara, tenaga kerja pariwisata, dan airport positif signifikan, sementara road tetap negatif signifikan.
Hasil indirect effect tidak semua variabel memberikan spillover effect signifikan pada wilayah sekitar. Road merupakan satu-satunya variabel yang menunjukkan spillover effect positif signifikan, sedangkan investasi dan tenaga kerja pariwisata cenderung memunculkan backwash effect karena aktivitas ekonomi masih terpusat pada wilayah tertentu. Temuan ini menunjukkan bahwa perlunya mempertimbangkan keterkaitan spasial dalam pengembangan pariwisata dan kebijakan pembangunan ekonomi antarwilayah di Indonesia.
| Keywords : | tourism, economic growth, spillovers, Spatial Durbin Model, Indonesia, Pariwisata, pertumbuhan ekonomi, spillover, Spatial Durbin Model, Indonesia |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Ima Reviana |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 03:50 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 03:50 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/19069 |


