FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PAJAK DAERAH (STUDI DI KABUPATEN TEMANGGUNG)

SAPUTRO, Deviani Permatasari and MIYASTO, Miyasto,(9 February 2018), FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PAJAK DAERAH (STUDI DI KABUPATEN TEMANGGUNG). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of 16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020113140115.pdf] Text
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pajak adalah salah satu sumber pendapatan daerah. Kabupaten Temanggung dalam hal PAD memiliki penerimaan pajak yang masih di bawah rata-rata. Dilihat dari potensi pajak yang ada, Kabupaten Temanggung memiliki potensi yang cukup baik namun belum digali secara efektif dan efisien. Tinggi rendahnya penerimaan pajak dapat dipengaruh oleh beberapa variabel yaitu PDRB, inflasi, kepadatan penduduk, dan jumlah pengunjung obyek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan pajak daerah di Kabupaten Temanggung sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak daerah tahun 2008-2016 yaitu PDRB, inflasi, jumlah pengunjung obyek wisata, dan kepadatan penduduk. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Analisis regresi linier berganda menggunakan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas, uji autokolerasi, uji heteroskedastisitas, dan uji hipotesis melalui uji F, uji t dan koefisien determinasi (R2). Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel PDRB dan jumlah pengunjung obyek wisata berpengaruh positif signifikan sedangkan variabel inflasi dan kepadatan penduduk berpengaruh negatif tidak signifikan. Analisis hasil uji F diketahui bahwa variabel PDRB, inflasi, kepadatan penduduk dan jumlah pengunjung obyek wisata berpengaruh signifikan terhadap penerimaan Pajak Daerah. Nilai Adjusted R square sebesar 96,52 persen variabel independen dapat mempengaruhi penerimaan pemerintah sedangkan 3,48 persen penerimaan pajak daerah dipengaruhi variabel lain selain variabel yang digunakan dalam penelitian.
Keywords : Tax is one of the sources of local revenue. In terms of Regency Own Source Revenue (PAD), Temanggung Regency has below-average income tax. According to the potential of existing tax, Temanggung Regency has good potential yet has not been reviewed effectively and efficiently. The amount of income tax can be affected by several variables, which are Gross Domestic Regional Product (PDRB), inflation, population density, and the amount of tourists. The objective of this research is to analyze the income tax revenue in Temanggung Regency in accordance with factors affecting local tax revenues in 2008-2016 namely Gross Domestic Regional Product (PDRB), inflation, the amount of tourists, and population density. The data used in this research are secondary data. The analysis model used is multiple linear regression analysis. Multiple linear regression analysis using classical assumption test include normality test, multicollinearity test, auto correlation test, heteroscedasticity test, and hypothesis test through F regression testing, T regression testing and coefficient of determination (R2). The analysis result of this research indicates that Gross Domestic Regional Product (PDRB) and the amount of tourists affect positively and significantly, meanwhile inflation and population density affect negatively and insignificantly. From the analysis of F regression testing result, it is found that the variables of Gross Domestic Regional Product (PDRB), inflation, population density, and the amount of tourists affect significantly towards regional income tax. The independent variable of adjusted R2 value which is 96,52% can affect government revenue, meanwhile 3,48% of the rest of variables beside the applied variables inside the research affects regional income tax., Pajak adalah salah satu sumber pendapatan daerah. Kabupaten Temanggung dalam hal PAD memiliki penerimaan pajak yang masih di bawah rata-rata. Dilihat dari potensi pajak yang ada, Kabupaten Temanggung memiliki potensi yang cukup baik namun belum digali secara efektif dan efisien. Tinggi rendahnya penerimaan pajak dapat dipengaruh oleh beberapa variabel yaitu PDRB, inflasi, kepadatan penduduk, dan jumlah pengunjung obyek wisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan pajak daerah di Kabupaten Temanggung sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak daerah tahun 2008-2016 yaitu PDRB, inflasi, jumlah pengunjung obyek wisata, dan kepadatan penduduk. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Analisis regresi linier berganda menggunakan uji asumsi klasik meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas, uji autokolerasi, uji heteroskedastisitas, dan uji hipotesis melalui uji F, uji t dan koefisien determinasi (R2). Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel PDRB dan jumlah pengunjung obyek wisata berpengaruh positif signifikan sedangkan variabel inflasi dan kepadatan penduduk berpengaruh negatif tidak signifikan. Analisis hasil uji F diketahui bahwa variabel PDRB, inflasi, kepadatan penduduk dan jumlah pengunjung obyek wisata berpengaruh signifikan terhadap penerimaan Pajak Daerah. Nilai Adjusted R square sebesar 96,52 persen variabel independen dapat mempengaruhi penerimaan pemerintah sedangkan 3,48 persen penerimaan pajak daerah dipengaruhi variabel lain selain variabel yang digunakan dalam penelitian.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Gunawan Gunawan
Date Deposited: 10 Feb 2020 07:41
Last Modified: 10 Feb 2020 07:41
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/2560

Actions (login required)

View Item
View Item