DETERMINAN PENYALAHGUNAAN ASET DI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO: PERSPEKTIF FRAUD PENTAGON THEORY (Studi pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah di Kabupaten Semarang)

NURANI, Bulan and FUAD, Fuad,(25 January 2023), DETERMINAN PENYALAHGUNAAN ASET DI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO: PERSPEKTIF FRAUD PENTAGON THEORY (Studi pada Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah di Kabupaten Semarang). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (118kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (288kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (369kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai faktor-faktor yang menyebabkan penyalahgunaan aset di lembaga keuangan mikro menggunakan perspektif Fraud Pentagon Theory. Tujuan penelitian ini dicapai dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah 247 pegawai yang bekerja pada koperasi yang tergabung dalam Perhimpunan BMT Indonesia (PBMTI) Kabupaten Semarang. Data yang terkumpul diolah menggunakan metode analisis Structural Equation Modeling (SEM), dengan bantuan alat analisis Smart PLS 3.2.9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen Fraud Pentagon Theory berpengaruh positif signifikan terhadap penyalahgunaan aset. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kesempatan, tekanan, rasionalisasi, kompetensi, dan arogansi akan meningkatkan potensi penyalahgunaan aset; begitu juga sebaliknya, semakin sedikit peluang, tekanan, rasionalisasi, kompetensi, dan arogansi akan mengurangi kemungkinan terjadinya penyelewengan aset pada koperasi yang tergabung dalam PBMTI Kabupaten Semarang. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan metode lain seperti wawancara atau observasi langsung agar dapat mengonfirmasi informasi yang diperoleh melalui kuesioner. Selain itu, peneliti selanjutnya diharapkan dapat berkoordinasi langsung dengan setiap pegawai yang bertugas diluar kantor pusat agar persentase pengembalian kuesioner dapat lebih baik.
Keywords : asset misappropriation, cooperative, fraud pentagon theory, micro institutions, koperasi, lembaga keuangan mikro, penyalahgunana aset, teori fraud pentagon
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Bulan Nurani
Date Deposited: 07 Feb 2023 05:19
Last Modified: 07 Feb 2023 05:19
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/12189

Actions (login required)

View Item
View Item