WAHIB, Moh Faris Nur and ROHMAN, Abdul,(28 May 2025), PENGARUH EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, TINDAK LANJUT REKOMENDASI HASIL PEMERIKSAAN, DAN IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN TERHADAP OPINI AUDIT DENGAN KERUGIAN DAERAH SEBAGAI MEDIASI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (31kB)
Download (70kB)
Download (72kB)
Download (85kB)
Download (92kB)
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas Sistem Pengendalian
Internal (SPI), tindak lanjut rekomendasi audit, dan penerapan Standar Akuntansi
Pemerintahan (SAP) terhadap opini audit pemerintah daerah, dengan kerugian daerah
sebagai variabel mediasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena
kontradiktif, di mana kualitas opini audit pemerintah daerah yang cenderung membaik,
tidak sejalan dengan tren kerugian daerah yang justru meningkat signifikan selama
enam tahun terakhir. Data menunjukkan bahwa kerugian daerah mencapai puncaknya
pada tahun 2023 sebesar 2.457.241,66 juta rupiah, menimbulkan kekhawatiran atas
efektivitas pengelolaan keuangan dan akuntabilitas di tingkat pemerintah daerah.
Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Laporan Hasil Pemeriksaan BPK atas
1.012 observasi dari pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia selama periode
2022–2023. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling
berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS), untuk menguji hubungan langsung maupun
tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Efektivitas
sistem pengendalian internal (SPI) tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit,
tetapi berpengaruh signifikan terhadap kerugian daerah. (2) Tindak lanjut rekomendasi
hasil pemeriksaan tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit maupun kerugian
daerah. (3) Implementasi standar akuntansi pemerintahan (SAP) berpengaruh
signifikan terhadap opini audit dan kerugian daerah. (4) Kerugian daerah tidak
berpengaruh signifikan terhadap opini audit, sehingga tidak menjadi variabel mediasi
dalam hubungan antara efektivitas SPI, tindak lanjut rekomendasi, dan implementasi
SAP terhadap opini audit.
Temuan ini memberikan beberapa implikasi penting. Secara teoretis, penelitian ini
memperkuat pemahaman dalam Teori Keagenan bahwa auditor lebih
mempertimbangkan kewajaran penyajian laporan keuangan berdasarkan SAP daripada
tingkat kerugian daerah dalam memberikan opini audit. Secara praktis, pemerintah
daerah perlu menyeimbangkan penguatan SPI dan tindak lanjut rekomendasi audit
dengan peningkatan kualitas penyajian laporan keuangan agar dapat memperoleh opini
audit yang lebih baik. Dari sisi kebijakan, hasil penelitian ini memberikan masukan
bagi BPK dan instansi pengawas lainnya untuk merancang evaluasi yang lebih
komprehensif terhadap kinerja keuangan daerah, yang tidak hanya fokus pada laporan
keuangan, tetapi juga pada efektivitas pengendalian internal dan kepatuhan terhadap
rekomendasi audit.
| Keywords : | Internal Control System, Follow-Up on Audit Recommendations, Government Accounting Standards, Audit Opinion, Regional Losses., Sistem Pengendalian Internal, Tindak Lanjut Rekomendasi, Standar Akuntansi Pemerintahan, Opini Audit, Kerugian Daerah. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Moh Faris Nur Wahib |
| Date Deposited: | 13 Jun 2025 00:17 |
| Last Modified: | 13 Jun 2025 00:17 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16244 |


