PANJI MUHAMMAD, Ghiffari and FUAD, Fuad,(10 June 2025), PERAN CORPORATE GOVERNANCE DAN RISK MANAGEMENT TERHADAP FINANCIAL STATEMENT FRAUD DENGAN COVID-19 SEBAGAI VARIABEL MODERASI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (106kB)
Download (132kB)
Download (132kB)
Download (82kB)
Download (160kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh corporate governance dan risk
management terhadap financial statement fraud dengan COVID-19 sebagai variabel
moderasi. Corporate governance dan risk management diharapkan menjadi mekanisme
pengawasan yang mampu menurunkan risiko financial statement fraud melalui
peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Namun, kelemahan dalam implementasi
corporate governance serta risk management yang bersifat administratif dapat menjadi
celah terjadinya financial statement fraud, terlebih di tengah tekanan krisis seperti
pandemi COVID-19 yang memperbesar risiko perilaku oportunistik dari manajemen.
Populasi penelitian adalah perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia periode 2016–2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive
sampling, dengan total 87 perusahaan dan 346 unit analisis. Penelitian ini menggunakan
data sekunder berupa annual report yang diperoleh melalui website masing-masing
perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi logistik dan moderated
regression analysis dengan software STATA 16.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit committee meeting frequency
berpengaruh negatif terhadap financial statement fraud, sedangkan independence board
of commissioner, auditor rotation, dan risk management tidak menunjukkan pengaruh
signifikan. Variabel moderasi COVID-19 terbukti memperlemah pengaruh risk
management terhadap financial statement fraud, dan memperkuat auditor rotation
terhadap financial statement fraud, namun tidak memoderasi pengaruh corporate
governance yang diproksikan dengan independence board of commissioner, audit
committee meeting frequency.
Keterbatasan penelitian ini terletak pada ruang lingkup sektor energi sehingga
hasilnya belum dapat digeneralisasi ke sektor lain yang memiliki karakteristik berbeda.
Selain itu, penggunaan Beneish M-Score sebagai proksi financial statement fraud masih
bersifat indikatif, bukan konklusif. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas
cakupan ke sektor industri lainnya, serta menambahkan variabel pengendalian internal dan
faktor perilaku manajerial untuk memperkuat model prediksi financial statement fraud.
| Keywords : | Financial Statement Fraud, Corporate Governance, Risk Management, COVID-19, Kecurangan Laporan Keuangan, Tata Kelola, Manajemen Risiko, COVID-19 |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | PANJI MUHAMMAD GHIFFARI |
| Date Deposited: | 23 Jun 2025 05:12 |
| Last Modified: | 23 Jun 2025 05:12 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16378 |


