INTEGRATING ECOSYSTEM-WIDE FLOURISHING IN BANKING RISK MANAGEMENT: A COMPARATIVE STUDY OF MICROFINANCE CASE STUDY AND CONVENTIONAL BANKING SECTORS

SIANIPAR, Christabel Sylvie Martiari Asinaro and RAMADHAN, Adi Firman,(6 August 2025), INTEGRATING ECOSYSTEM-WIDE FLOURISHING IN BANKING RISK MANAGEMENT: A COMPARATIVE STUDY OF MICROFINANCE CASE STUDY AND CONVENTIONAL BANKING SECTORS. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (257kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (185kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (185kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (538kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (121kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (447kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana ecosystem-wide flourishing (EWF), yang didefinisikan sebagai kesejahteraan individu, organisasi, dan wilayah, dapat diintegrasikan ke dalam manajemen risiko perbankan guna meningkatkan ketahanan finansial. Dengan menggunakan pendekatan komparatif kualitatif, studi ini meneliti dua kasus: studi Love in Action pada lembaga mikrofinansial dan wawancara semi-terstruktur dengan seorang pemimpin senior dari bank konvensional. Berlandaskan stakeholder theory, triple bottom line, resilience theory, dan kerangka ketahanan finansial, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana praktik yang berpusat pada manusia memengaruhi penilaian risiko dan kinerja organisasi. Temuan menunjukkan bahwa lembaga mikrofinansial mengintegrasikan konsep flourishing melalui struktur perjanjian formal dan ritual budaya, sementara bank konvensional lebih banyak bergantung pada indikator keuangan dan penilaian informal, sehingga sering kali mengabaikan dinamika relasional dan kepemimpinan yang krusial. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi EWF ke dalam praktik perbankan dapat meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, mengurangi risiko sistemik, dan mendukung keberlanjutan finansial jangka panjang. Rekomendasi praktis diberikan bagi bank dan UKM untuk mengembangkan alat terstruktur, evaluasi kepemimpinan, serta kerangka risiko yang inklusif dan sejalan dengan Sustainable Development Goals.
Keywords : ecosystem-wide flourishing, risk management, financial resilience, sustainable banking, stakeholder theory, human-centered strategy, microfinance, leadership culture, triple bottom line, agreement structures, ecosystem-wide flourishing, manajemen risiko, ketahanan finansial, perbankan berkelanjutan, stakeholder theory, strategi berpusat pada manusia, mikrofinansial, budaya kepemimpinan, triple bottom line, struktur perjanjian
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Christabel Sylvie Martiari Asinaro Sianipar
Date Deposited: 08 Aug 2025 08:32
Last Modified: 08 Aug 2025 08:32
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16865

Actions (login required)

View Item
View Item