INTEGRASI INSTRUMEN MONETER SYARIAH DALAM STRATEGI PENGENDALIAN INFLASI : PERSPEKTIF TEORITIS DAN EMPIRIS SALURAN KREDIT PADA DUAL BANKING SYSTEM DI INDONESIA

SALSABILA, Najla and KURNIA, Akhmad Syakir,(1 August 2025), INTEGRASI INSTRUMEN MONETER SYARIAH DALAM STRATEGI PENGENDALIAN INFLASI : PERSPEKTIF TEORITIS DAN EMPIRIS SALURAN KREDIT PADA DUAL BANKING SYSTEM DI INDONESIA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (241kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (220kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (237kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (277kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (275kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas integrasi instrumen moneter syariah dalam kerangka kebijakan pengendalian inflasi di Indonesia, sebuah isu krusial seiring berkembangnya peran perbankan syariah dalam sistem perbankan ganda. Tujuan utama penelitian adalah untuk membangun kerangka transmisi dan mengukur secara empiris dampak guncangan instrumen moneter syariah (SBIS, FASBIS) dan pasar uang (PUAS) terhadap penyaluran pembiayaan (saluran kredit) serta implikasinya pada inflasi. Dengan menggunakan model Structural Vector Autoregression (SVAR) yang diaplikasikan pada data bulanan periode 2018-2023, analisis dinamis dilakukan melalui Impulse Response Function (IRF) dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD). Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, instrumen kebijakan moneter syariah terbukti efektif secara statistik dalam memengaruhi pembiayaan syariah dan inflasi secara temporer. Kedua, mekanisme transmisi didominasi oleh saluran kredit, di mana ketersediaan likuiditas (JUB) menjadi faktor pendorong utama penyaluran pembiayaan. Ketiga, ditemukan karakteristik respons yang unik di mana kebijakan yang kredibel mampu menurunkan premi risiko di pasar uang antarbank, sebuah efek yang lebih dominan daripada pergerakan imbal hasil itu sendiri. Pada akhirnya, guncangan instrumen moneter syariah terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap inflasi inti. Implikasi kebijakan dari temuan ini menggarisbawahi pentingnya kredibilitas komunikasi Bank Indonesia untuk menjangkar ekspektasi, serta perlunya fokus pada manajemen likuiditas untuk mengendalikan saluran kredit secara efektif demi mendukung pencapaian target inflasi nasional.
Keywords : Islamic Monetary Policy, Transmission Mechanism, Credit Channel, SVAR, Inflation, Dual Banking System., Kebijakan moneter Syariah, Mekanisme Transmisi, Saluran Kredit, SVAR, Inflasi, Sistem Perbankan Ganda.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: Najla Salsabila
Date Deposited: 20 Aug 2025 08:40
Last Modified: 20 Aug 2025 08:40
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16944

Actions (login required)

View Item
View Item