MENINGKATKAN KINERJA PENGEMBANGAN PRODUK MELALUI KUALITAS KEMITRAAN KOLABORATIF (Studi Empiris pada Bisnis UMKM makanan ringan di Jawa Tengah)

PANJAITAN, Roymon and FARIDA, Naili and INDRIANI, Farida,(25 July 2025), MENINGKATKAN KINERJA PENGEMBANGAN PRODUK MELALUI KUALITAS KEMITRAAN KOLABORATIF (Studi Empiris pada Bisnis UMKM makanan ringan di Jawa Tengah). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (169kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (165kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (165kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (280kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (660kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Di tengah semakin pesatnya perkembangan ekonomi kreatif, UMKM sektor makanan ringan di Jawa Tengah dihadapkan pada sejumlah tantangan besar yang menghambat kemampuan mereka untuk bersaing, khususnya dalam hal pengembangan produk. Permasalahan utama yang ditemukan adalah rendahnya tingkat inovasi, keterbatasan dalam mengelola risiko pasar, serta ketidakmampuan dalam membangun kemitraan yang produktif dengan mitra strategis. UMKM sering kali menghadapi kesulitan dalam memperkenalkan produk baru yang dapat diterima pasar dan memenuhi permintaan konsumen yang terus berkembang. Dalam hal ini, orientasi kewirausahaan yang tinggi dapat menjadi kunci untuk mendorong inovasi dan memperbaiki kinerja pengembangan produk. Urgensi penelitian ini sangat penting karena dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai bagaimana kualitas kemitraan kolaboratif dan kapabilitas teknologi informasi dapat memperbaiki pengembangan produk di sektor UMKM. Oleh karena itu, tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh orientasi kewirausahaan, kualitas kemitraan kolaboratif, dan kapabilitas TI terhadap peningkatan kinerja pengembangan produk pada UMKM makanan ringan di Jawa Tengah. Quality of Collaborative Partnership merujuk pada hubungan kerja yang efektif antara dua pihak atau lebih, yang bertujuan untuk mencapai tujuan bersama dengan saling bertukar sumber daya seperti pengetahuan, teknologi, dan keahlian. Dalam perspektif Entrepreneurship Theory, kemitraan ini dianggap sebagai landasan penting bagi proses inovasi yang berkelanjutan dan penciptaan nilai bersama, yang membantu perusahaan bertahan dalam pasar yang kompetitif. Di sisi lain, Resource Advantage Theory of Competition menekankan bahwa kemitraan yang efektif dapat menghasilkan keunggulan kompetitif yang sulit ditiru oleh pesaing dengan mengintegrasikan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing pihak. Upaya yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis bagaimana kualitas kemitraan kolaboratif yang didorong oleh orientasi kewirausahaan dapat mendorong peningkatan product development performance pada UMKM makanan ringan. Penelitian ini berfokus pada bisnis makanan ringan sebagai objek penelitian karena sektor ini memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian daerah, sekaligus merupakan sektor yang paling terpengaruh oleh tren pasar yang cepat berubah. Responden yang terlibat dalam penelitian ini adalah para pemilik dan manajer UMKM yang terlibat langsung dalam pengembangan produk dan kolaborasi bisnis di Jawa Tengah. Pemilihan konteks studi ini didasarkan pada fakta bahwa Jawa Tengah merupakan pusat terbesar bagi UMKM di Indonesia, dengan kontribusi yang signifikan terhadap sektor ekonomi kreatif dan industri makanan ringan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 324 pelaku UMKM yang terlibat dalam pengembangan produk makanan ringan di Jawa Tengah. Data yang diperoleh dari responden kemudian dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM-PLS), yang dipilih karena kemampuannya dalam menguji hubungan antar variabel yang kompleks dan mengidentifikasi variabel-variabel yang paling mempengaruhi kinerja pengembangan produk. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap kualitas kemitraan kolaboratif, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan kinerja pengembangan produk. Selain itu, kapabilitas TI perusahaan terbukti memiliki peran moderasi yang memperkuat hubungan antara kualitas kemitraan dan kinerja produk. Hipotesis yang paling kuat mendorong peningkatan product development performance adalah hubungan antara kualitas kemitraan kolaboratif dan pengembangan produk, yang menunjukkan bahwa kemitraan yang efektif dapat mempercepat proses inovasi dan memperbaiki efisiensi pengembangan produk. Kontribusi penelitian ini terhadap body of knowledge adalah memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya kemitraan kolaboratif dalam konteks teori kewirausahaan dan teori keunggulan sumber daya, dengan menyoroti bagaimana kemitraan strategis yang saling menguntungkan dapat meningkatkan kinerja produk pada UMKM
Keywords : entrepreneurial orientation, quality of collaborative partnerships, product development performance, enterprise IT capabilities, product-oriented services, orientasi kewirausahaan, kualitas kemitraan kolaboratif, kinerja pengembangan produk, kapabilitas TI perusahaan, layanan berorientasi produk
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (PhD)
Subjects: Manajemen
Depositing User: roymon panjaitan roymon
Date Deposited: 29 Aug 2025 03:28
Last Modified: 29 Aug 2025 03:31
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17013

Actions (login required)

View Item
View Item