PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP RISIKO FRAUD LAPORAN KEUANGAN DIMODERASI INDEPEDENSI DEWAN KOMISARIS DAN AKTIVITAS KOMITE AUDIT PADA SEKTOR PERTAMBANGAN DI INDONESIA TAHUN 2019-2023

Andrianingsih, Aan and ROHMAN, Abdul,(4 August 2025), PENGARUH PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP RISIKO FRAUD LAPORAN KEUANGAN DIMODERASI INDEPEDENSI DEWAN KOMISARIS DAN AKTIVITAS KOMITE AUDIT PADA SEKTOR PERTAMBANGAN DI INDONESIA TAHUN 2019-2023. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (276kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (186kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (255kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (277kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (307kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap risiko fraud laporan keuangan pada perusahaan sektor pertambangan di Indonesia, serta menguji peran moderasi dari independensi dewan komisaris dan frekuensi rapat komite audit. Risiko fraud diukur menggunakan model F-Score, sementara pengungkapan CSR dinilai berdasarkan skor Global Reporting Initiative (GRI). Data yang digunakan merupakan data sekunder panel sebanyak 149 observasi tahunan dari 42 perusahaan publik selama periode 2019–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel. Random Effect Model (REM) dipilih sebagai model estimasi terbaik berdasarkan hasil uji Chow dan Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan CSR berpengaruh negatif signifikan terhadap risiko fraud laporan keuangan. Selain itu, independensi dewan komisaris dan frekuensi rapat komite audit terbukti secara signifikan memperkuat pengaruh negatif CSR terhadap risiko fraud. Temuan ini mendukung teori stakeholder dan agency, yang menekankan pentingnya transparansi sosial dan efektivitas pengawasan internal dalam memperkuat tata kelola perusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa perusahaan perlu meningkatkan kualitas pengungkapan CSR dan memperkuat mekanisme pengawasan internal untuk meminimalkan potensi fraud laporan keuangan. Keterbatasan penelitian meliputi fokus pada satu sektor industri dan penggunaan indikator spesifik, yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam penelitian selanjutnya. Kata kunci: Corporate Social Responsibility, Risiko Fraud Laporan Keuangan, FScore, Independensi Dewan Komisaris, Komite Audit, Pengungkapan CSR, Sektor Pertambangan.
Keywords : Corporate Social Responsibility, Financial Statement Fraud, F-Score, Board Independence, Audit Committee, CSR Disclosure, Mining Sector., Corporate Social Responsibility, Risiko Fraud Laporan Keuangan, FScore, Independensi Dewan Komisaris, Komite Audit, Pengungkapan CSR, Sektor Pertambangan.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Aan Andrianingsih
Date Deposited: 29 Aug 2025 07:00
Last Modified: 29 Aug 2025 07:00
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17018

Actions (login required)

View Item
View Item