DAMPAK PENDAPATAN OPERASIONAL SELAIN BUNGA, VARIABEL KINERJA BANK, DAN MAKRO EKONOMI TERHADAP RISIKO KREDIT BPD SEBELUM DAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

RETNANI, Tias and MAWARDI, Wisnu,(11 August 2025), DAMPAK PENDAPATAN OPERASIONAL SELAIN BUNGA, VARIABEL KINERJA BANK, DAN MAKRO EKONOMI TERHADAP RISIKO KREDIT BPD SEBELUM DAN PADA MASA PANDEMI COVID-19. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (348kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (387kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (391kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (402kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (405kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia yang dimiliki pemerintah daerah memegang peranan penting untuk mendorong perkembangan ekonomi regional. Peran tersebut dinilai belum optimal meskipun kebijakan pengembangan BPD telah dimulai dengan diimplementasikannya program BPD Regional Champion pada tahun 2010, dan program transformasi BPD pada tahun 2015. BPD masih menghadapi tantangan kelemahan dalam tata Kelola dan manajemen risiko, keterbatasan akses permodalan, keterbatasan teknologi informasi dan SDM, porsi kredit produktif yang rendah serta keterbatasan produk dan layanan. OJK telah menerbitkan Roadmap Penguatan BPD 2024 - 2027 untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi BPD dengan salah satu sasarannya adalah peningkatan fee based income BPD. Kebijakan tersebut menarik untuk diteliti mengingat hasil penelitian sebelumnya tentang pengaruh fee based income/diversifikasi pendapatan terhadap risiko bank tidak konsisten. Dalam penelitian ini akan dianalisis hubungan antara pendapatan operasional selain bunga, pertumbuhan kredit, CAR, ROA, LDR, aset dan inflasi dengan risiko kredit BPD (NPL). Analisis dilakukan pada dua periode yang berbeda yaitu masa sebelum pandemi dan pada masa pandemi Covid-19. Tekanan akibat pandemi Covid-19 yang cukup dalam pada perekonomian menjadikan periode tersebut dapat memberikan gambaran hubungan varibel penelitian pada masa krisis meskipun terdapat stimulus kebijakan yang dikeluarkan pemerintah/regulator. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan operasional selain bunga, pertumbuhan kredit, CAR, dan ROA berhubungan negatif signifikan dengan NPL pada masa sebelum pandemi, sementara inflasi berhubungan positif dan signifikan dengan NPL. Pada masa pandemi, CAR dan aset memiliki hubungan negatif signifikan dengan NPL. Hal tersebut memberikan gambaran bahwa kebijakan mendorong peningkatan fee based income untuk penguatan permodalan BPD yang pada akhirnya membantu memitigasi risiko masih relevan untuk diterapkan.
Keywords : non interest income, credit risk, Covid-19 pandemic, pendapatan selain bunga, risiko kredit, pandemi covid-19
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Tias Retnani
Date Deposited: 15 Sep 2025 04:20
Last Modified: 15 Sep 2025 04:21
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17071

Actions (login required)

View Item
View Item