SAPUTRI, Nabila Dewita Sari and SOERYANINGRUM, Esther Sri Astuti,(2025), PENGARUH KESETARAAN GENDER DALAM MODAL MANUSIA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI BERDASARKAN PERSEPEKTIF MAQASHID SYARIAH. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (106kB)
Download (132kB)
Download (149kB)
Download (241kB)
Download (137kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pembentukan modal tetap bruto per kapita, rasio umur harapan hidup, rasio rata-rata lama sekolah, rasio jumlah jam kerja, serta rasio tingkat partisipasi kerja perempuan terhadap laki-laki terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2020–2024. Mengacu pada Solow Augmented Theory, pertumbuhan ekonomi tidak hanya digerakkan oleh modal fisik, tetapi juga modal manusia yang tercermin melalui kesehatan, pendidikan, dan partisipasi perempuan dalam pasar kerja.
Metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan memadukan time series selama lima tahun dan cross section 34 provinsi di Indonesia. Variabel-variabel modal manusia (human capital) yang mecakup rasio umur harapan hidup, rasio rata-rata lama sekolah, rasio jumlah jam kerja, rasio tingkat partisipasi kerja dan variabel modal fisik (physical capital) yakni pembentukan modal tetap bruto diuji untuk menilai kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, hasil penelitian ini sejalan dengan prinsip maqashid syariah, khususnya dalam menjaga jiwa (hifz an-nafs), menjaga akal (hifz al-‘aql), dan menjaga harta (hifz al-mal), yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan ekonomi.
Hasil penelitian mengungkap bahwa kelima variabel independen memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Artinya, semakin kecil kesenjangan gender dalam kesehatan, pendidikan, pendapatan, konsumsi, dan partisipasi kerja, semakin besar pula dorongan yang dihasilkan bagi peningkatan output ekonomi. Dengan kata lain, kesetaraan gender tidak hanya menjadi persoalan keadilan sosial, melainkan juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Temuan ini menekankan urgensi kebijakan pembangunan yang berpihak pada penguatan kesetaraan gender, melalui peningkatan kualitas pendidikan, akses kesehatan yang merata, peluang kerja yang lebih luas bagi perempuan, serta distribusi pendapatan yang lebih adil. Melalui langkah tersebut, Indonesia dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Ketimpangan Gender, Solow Augmented Theory, Modal Manusia, Maqashid Syariah, Indonesia
| Keywords : | UNSPECIFIED, UNSPECIFIED |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Nabila Dewita Sari Saputri |
| Date Deposited: | 09 Dec 2025 01:02 |
| Last Modified: | 09 Dec 2025 01:07 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17395 |


