PENGARUH KORUPSI, KUALITAS INSTITUSI, KEBEBASAN EKONOMI, TERHADAP INFLASI DI NEGARA-NEGARA OKI

ARINDRI, Egidia Gustina Putri and SANTOSA, Purbayu Budi,(17 December 2025), PENGARUH KORUPSI, KUALITAS INSTITUSI, KEBEBASAN EKONOMI, TERHADAP INFLASI DI NEGARA-NEGARA OKI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh korupsi, kualitas institusi, dan kebebasan ekonomi terhadap tingkat inflasi di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Fenomena inflasi di kawasan ini dianalisis menggunakan perspektif New Institutional Economics (NIE), yang memandang bahwa stabilitas harga tidak hanya dipengaruhi oleh faktor moneter, tetapi sangat bergantung pada kapasitas kelembagaan dan tata kelola pemerintahan. Penelitian ini menggunakan data panel tidak seimbang yang mencakup 44 negara OKI selama periode 2008–2021 dengan total 487 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih berdasarkan serangkaian uji diagnostik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, yang mengonfirmasi bahwa tingginya praktik korupsi memicu inefisiensi ekonomi dan kenaikan harga (cost-push inflation). Kualitas institusi terbukti berpengaruh negatif dan signifikan, khususnya melalui indikator Government Effectiveness (GE) dan Voice and Accountability (VA), yang menunjukkan pentingnya efektivitas birokrasi dan akuntabilitas publik dalam menjaga stabilitas harga. Sebaliknya, kebebasan ekonomi ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap inflasi. Temuan ini menegaskan bahwa upaya pengendalian inflasi di negara-negara OKI memerlukan reformasi kelembagaan yang komprehensif dan pemberantasan korupsi, mengingat liberalisasi ekonomi semata belum efektif tanpa dukungan fondasi institusi yang kuat.
Keywords : Inflation, Corruption, Institutional Quality, Economic Freedom, OIC Countries, Fixed Effect Model, New Institutional Economics., Inflasi, Korupsi, Kualitas Institusi, Kebebasan Ekonomi, Negara OKI, Fixed Effect Model, New Institutional Economics.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: Egidia Gustina Putri Arindri
Date Deposited: 29 Dec 2025 08:49
Last Modified: 29 Dec 2025 08:49
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17537

Actions (login required)

View Item
View Item