PERAN AUDIT FEE DALAM MEMODERASI PENGARUH KARAKTERISTIK DEWAN KOMISARIS TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT

RAHMAWATI, Aisya Maulida and JULIARTO, Agung,(23 December 2025), PERAN AUDIT FEE DALAM MEMODERASI PENGARUH KARAKTERISTIK DEWAN KOMISARIS TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of cover] Text (cover) - Published Version
Download (255kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (175kB)
[thumbnail of Abstrak (indonesia)] Text (Abstrak (indonesia))
Download (248kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (228kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (283kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Meningkatnya kasus kecurangan pada perusahaan publik telah menimbulkan kekhawatiran yang signifikan bagi berbagai pihak, termasuk investor, auditor, kreditor, serta pemangku kepentingan lainnya. Kekhawatiran tersebut muncul karena adanya dugaan bahwa pihak manajemen terlibat dalam praktik kecurangan laporan keuangan. Kondisi ini menegaskan pentingnya pengawasan tata kelola perusahaan, khususnya melalui karakteristik dewan komisaris dan mekanisme audit, dalam memitigasi potensi terjadinya fraudulent financial statement. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran audit fee dalam memoderasi pengaruh karakteristik anggota dewan komisaris terhadap fraudulent financial statement. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2023. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 124 sampel perusahaan yang memenuhi kriteria. Analisis data menggunakan regresi logistik dengan bantuan perangkat lunak E-Views 12 guna menguji hubungan antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi dewan komisaris, ukuran dewan komisaris dan frekuensi rapat dewan komisaris berpengaruh terhadap fraudulent financial statement. Sementara itu, keberagaman gender dewan komisaris tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan lainnya mengungkapkan bahwa audit fee berperan sebagai variabel moderasi yang efektif dalam memperkuat hubungan antara independensi dewan komisaris dan frekuensi rapat dengan fraudulent financial statement. Namun, audit fee tidak mampu memoderasi hubungan ukuran dewan maupun keberagaman gender terhadap kecurangan laporan keuangan.
Keywords : Financial Statement Fraud, Board Independence, Meeting Frequency, Board Size, Gender Diversity, Audit Fees, Kecurangan Laporan Keuangan, Independensi Dewan Komisaris, Frekuensi Meeting, Ukuran Dewan Komisaris, Keberagaman Gender, Biaya Audit
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Aisya Maulida Rahmawati
Date Deposited: 02 Jan 2026 06:54
Last Modified: 02 Jan 2026 06:54
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17590

Actions (login required)

View Item
View Item