SUPRIYANTO, Raditya Dimas and CAHYONOWATI, Nur,(21 January 2026), ANALISIS PENGARUH ESG DAN GCG TERHADAP VALUE RELEVANCE DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI PEMODERASI (Studi Kasus Perusahaan Sektor Pertambangan Yang Terdaftar di BEI Tahun 2022-2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (629kB)
Download (629kB)
Download (474kB)
Download (311kB)
Download (376kB)
Restricted to Repository staff only
Download (5MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dan implementasi Good Corporate Governance (GCG) terhadap Value Relevance perusahaan, serta menguji peran ukuran perusahaan sebagai variabel pemoderasi dalam hubungan tersebut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada ketidakkonsistenan temuan penelitian terdahulu dan pentingnya informasi non-keuangan bagi investor, khususnya pada sektor pertambangan yang memiliki risiko lingkungan dan sosial yang tinggi serta kebutuhan akan transparansi tata kelola.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yang menghasilkan 26 perusahaan sebagai sampel dengan total 78 data observasi. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan model estimasi Random Effect Model (REM) menggunakan perangkat lunak EViews 12. Variabel independen ESG diukur menggunakan standar GRI, GCG diukur menggunakan pedoman ACGS, sedangkan variabel dependen value relevance diproksikan dengan Tobin’s Q, dan ukuran perusahaan diproksikan dengan Logaritma Natural Total Aset.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengungkapan ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap value relevance, yang mengindikasikan bahwa investor cenderung merespons netral terhadap informasi ESG. Implementasi GCG ditemukan berpengaruh negatif signifikan terhadap value relevance, yang mengindikasikan adanya persepsi pasar mengenai beban biaya kepatuhan (over- compliance cost). Terkait variabel moderasi, hasil pengujian membuktikan bahwa ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan antara ESG terhadap value relevance. Namun, ukuran perusahaan terbukti memoderasi secara positif (memperkuat) pengaruh GCG terhadap value relevance. Temuan ini memberikan implikasi bahwa tata kelola yang baik hanya akan efektif meningkatkan nilai perusahaan jika diterapkan oleh perusahaan berskala besar yang memiliki sumber daya cukup dan visibilitas tinggi.
| Keywords : | ESG, Good Corporate Governance, Value Relevance, Firm Size,Mining Sector., ESG, Good Corporate Governance, Value Relevance, Ukuran Perusahaan, Sektor Pertambangan |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Raditya Dimas Supriyanto |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 01:30 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 01:32 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17717 |


