PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN DAN KUALITAS PENGENDALIAN INTERNAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Nonkeuangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2022–2024)

MADA, Aisha Smita,(13 March 2026), PENGARUH PENGHINDARAN PAJAK TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN DAN KUALITAS PENGENDALIAN INTERNAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada Perusahaan Nonkeuangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2022–2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (130kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (530kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (527kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (523kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (899kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh tax avoidance terhadap nilai perusahaan serta peran komisaris independen dan kualitas pengendalian internal sebagai variabel moderasi pada perusahaan nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini dilandasi agency theory yang menjelaskan bahwa asimetri informasi akibat perilaku tax avoidance berpotensi merusak nilai perusahaan, namun mekanisme tata kelola yang kuat diduga mampu memoderasi dampak negatif tersebut. Penelitian ini mengembangkan kerangka Lv et al. (2025) dalam konteks pasar modal Indonesia dengan menggunakan proksi kualitas pengendalian internal berbasis Governance Quality Score Bloomberg yang divalidasi Lusk dan Wells (2021). Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan data Bloomberg pada 59 perusahaan nonkeuangan BEI periode 2022–2024 yang dipilih melalui purposive sampling sehingga menghasilkan 177 observasi. Tax avoidance diukur menggunakan Current ETR, nilai perusahaan menggunakan Tobin's Q, komisaris independen menggunakan proporsi jumlah komisaris independen terhadap total dewan, dan kualitas pengendalian internal menggunakan IQS yang diturunkan dari reverse scoring GQS Bloomberg. Analisis data menggunakan regresi data panel tiga model persamaan yang diestimasi menggunakan Fixed Effect Model dengan Panel EGLS Cross Section Weights di EViews 13, setelah melalui uji Chow, uji Hausman, serta uji asumsi klasik yang seluruhnya terpenuhi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tax avoidance tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan secara langsung sehingga hipotesis pertama ditolak, mengindikasikan bahwa pasar modal Indonesia belum menjadikan perilaku pajak sebagai sinyal utama penilaian perusahaan. Komisaris independen terbukti memoderasi hubungan tax avoidance dan nilai perusahaan dengan koefisien interaksi positif dan signifikan, yang berarti semakin tinggi proporsi komisaris independen semakin mampu memperlemah dampak negatif tax avoidance sehingga hipotesis kedua diterima. Kualitas pengendalian internal juga terbukti memoderasi hubungan tersebut dengan koefisien interaksi negatif dan signifikan, yang berarti semakin baik kualitas pengendalian internal semakin mampu meredam risiko tax avoidance di mata investor sehingga hipotesis ketiga diterima. Temuan ini mengimplikasikan bahwa dampak tax avoidance bersifat kondisional dan bergantung pada kualitas tata kelola perusahaan.
Keywords : Tax Avoidance, Firm Value, Internal Control Quality, Independent Commissioners, Penghindaran Pajak, Nilai Perusahaan, Kualitas Pengendalian Internal, Komisaris Independen
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Aisha Smita Mada
Date Deposited: 30 Mar 2026 07:31
Last Modified: 30 Mar 2026 07:33
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17873

Actions (login required)

View Item
View Item