PERAN GENDER DAN DAMPAK BURNOUT ACADEMIC TERHADAP RISIKO ACADEMIC FRAUD PADA MAHASISWA PASCASARJANA DENGAN AI SEBAGAI MODERASI

LARIO, Claresta Sharon Eunike and ROHMAN, Abdul,(18 May 2026), PERAN GENDER DAN DAMPAK BURNOUT ACADEMIC TERHADAP RISIKO ACADEMIC FRAUD PADA MAHASISWA PASCASARJANA DENGAN AI SEBAGAI MODERASI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (242kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (352kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (360kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (480kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (401kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmark] Text (Fulltext PDF Bookmark)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran gender dan burnout academic terhadap risiko academic fraud pada mahasiswa program pascasarjana, serta menguji peran Artificial Intelligence (AI) sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Objek penelitian adalah mahasiswa S2 pada program studi bidang ekonomi dan bisnis yang aktif mengikuti perkuliahan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung dan daring kepada 264 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian diukur menggunakan skala Likert dan telah melalui uji validitas serta reliabilitas. Metode analisis yang digunakan meliputi uji asumsi klasik, regresi linier berganda untuk menguji pengaruh langsung, serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji efek moderasi AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh signifikan terhadap risiko academic fraud, di mana mahasiswa perempuan memiliki kecenderungan risiko yang lebih tinggi dibandingkan mahasiswa laki-laki. Burnout academic terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap risiko academic fraud, yang berarti semakin tinggi tingkat kelelahan akademik, semakin meningkat pula potensi terjadinya kecurangan akademik. AI memoderasi hubungan antara gender dan academic fraud. Namun, tidak terbukti memoderasi hubungan antara burnout dan risiko academic fraud. Temuan ini menegaskan bahwa faktor psikologis internal, khususnya burnout academic dan gender tetap menjadi determinan utama dalam meningkatkan risiko academic fraud, sementara peran AI sebagai variabel moderasi bersifat selektif dan tidak berlaku pada seluruh hubungan yang diuji. Penelitian ini memberikan implikasi bagi perguruan tinggi dalam merancang kebijakan pencegahan academic fraud berbasis pendekatan psikologis serta pengaturan penggunaan AI secara etis.
Keywords : gender, academic burnout, artificial intelligence, academic fraud, moderated regression analysis., gender, burnout academic, artificial intelligence, academic fraud, moderated regression analysis
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Claresta Sharon
Date Deposited: 03 Jun 2026 08:01
Last Modified: 03 Jun 2026 08:01
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18073

Actions (login required)

View Item
View Item