WIJANARKO, Amabel Shafa Rasendriya and MARSONO, Marsono,(21 May 2026), ANALISIS PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI(Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclical yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (645kB)
Download (625kB)
Download (607kB)
Download (672kB)
Download (699kB)
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen laba terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) serta menguji peran
moderasi mekanisme corporate governance dalam hubungan tersebut. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor consumer non-cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2022–2024. Dengan menggunakan metode purposive sampling, diperoleh sampel akhir sebanyak 114 observasi dari 38 perusahaan. Pengungkapan CSR diukur menggunakan metode content analysis berdasarkan 117 item GRI Standards 2021, sedangkan manajemen laba diproksikan
dengan discretionary accruals yang dihitung menggunakan Modified Jones Model. Corporate governance diproksikan melalui lima indikator, yaitu ukuran dewan komisaris, frekuensi rapat dewan komisaris, kepemilikan manajerial,
kepemilikan institusional, dan ukuran komite audit. Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pengungkapan CSR, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat manajemen laba yang lebih tinggi cenderung mengungkapkan CSR lebih luas sebagai strategi untuk mengalihkan perhatian pemangku kepentingan dari perilaku
pelaporan keuangan yang oportunistik. Di antara kelima proksi corporate governance, hanya ukuran dewan
komisaris yang terbukti secara signifikan memperlemah pengaruh manajemen laba terhadap pengungkapan CSR. Sementara itu, frekuensi rapat dewan komisaris, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan ukuran komite audit tidak terbukti berpengaruh signifikan sebagai variabel moderasi. Temuan ini memberikan bukti empiris dalam kerangka teori keagenan, teori legitimasi, dan teori stakeholder pada konteks perusahaan publik di Indonesia.
| Keywords : | Earnings Management, Corporate Social Responsibility Disclosure, Corporate Governance, Board of Commissioners, Modified Jones Model, Manajemen Laba, Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Corporate Governance, Dewan Komisaris, Modified Jones Model |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Amabel Shafa Rasendriya Wijanarko |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 04:39 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 04:41 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18128 |


