PURNAMASARI, Nurma Safrilia and HARYANTO, Haryanto,(9 June 2026), PENGARUH EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN EFEKTIVITAS ZONA INTEGRITAS TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN FRAUD. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (226kB)
Download (251kB)
Download (212kB)
Download (287kB)
Download (267kB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Fraud merupakan permasalahan fundamental dalam tata kelola organisasi, khususnya di sektor publik. Survei Association of Certified Fraud Examiners (ACFE) di Indonesia menunjukkan bahwa korupsi merupakan bentuk fraud yang paling dominan, sehingga pencegahannya perlu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Upaya pencegahan fraud dapat diperkuat melalui efektivitas sistem pengendalian internal, kepemimpinan transformasional, serta efektivitas zona integritas WBK/WBBM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efektivitas sistem pengendalian internal, kepemimpinan transformasional, dan efektivitas zona integritas terhadap pencegahan fraud di sektor publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Pertanian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner melalui google form dengan jumlah responden sebanyak 375 orang. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4.0.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem pengendalian internal, kepemimpinan transformasional, dan efektivitas zona integritas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan ketiga faktor tersebut secara langsung mampu menekan peluang terjadinya kecurangan melalui peningkatan kualitas pengawasan, penguatan nilai etika, dan internalisasi budaya integritas. Selain itu, hasil penelitian memperkuat sinergi antara perspektif perilaku dan kelembagaan, di mana kepemimpinan transformasional membentuk nilai individu, sementara sistem pengendalian internal dan zona integritas menciptakan tekanan regulatif dan normatif. Secara praktis, penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan implementasi SPIP, peningkatan kualitas kepemimpinan transformasional, serta optimalisasi efektivitas zona integritas sebagai strategi terpadu dalam meminimalkan risiko fraud di sektor publik.
| Keywords : | Internal Control System Effectiveness, Transformational Leadership, Integrity Zone Effectiveness, Fraud Prevention, Public Sector., Efektivitas Sistem Pengendalian Internal, Kepemimpinan Transformasional, Efektivitas Zona Integritas, Pencegahan Fraud, Sektor Publik. |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Nurma Safrilia Purnamasari |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 08:47 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 08:47 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18142 |


