ANALISA PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BPR TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN CKPN SEBAGAI VARIABEL MODERASI SETELAH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS PRIVAT (SAK EP) STUDI PADA BPR KONVENSIONAL di PROVINSI JAWA TENGAH

PERISTYANTI, Enike Harina and RAHARJA, Surya,(3 June 2026), ANALISA PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BPR TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN CKPN SEBAGAI VARIABEL MODERASI SETELAH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS PRIVAT (SAK EP) STUDI PADA BPR KONVENSIONAL di PROVINSI JAWA TENGAH. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (275kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (347kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (262kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (319kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (321kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Private, telah ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada tanggal 30 Juni 2021 dan akan berlaku efektif per 1 Januari 2025. Penolakan dari industri terutama BPR yang bergerak di bidang jasa perbankan cukup tinggi dan keras. Karena mereka menilai perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai tidak lagi menggunakan tarif tertentu tanpa membedakan kelompok aset keuangannya. Kalangan praktisi BPR menilai dengan perhitungan CKPN ini akan berdampak pada pengaruh variabel tingkat kesehatan terhadap perolehan laba atau profitabilitas. Penelitian kami tujukan pada sampling 122 BPR konvensional di wilayah Jawa Tengah yang wajib menerapkan SAK EP dalam perhitungan CKPN. Sedangkan indikator tingkat kesehatan diproksikan dalam rasio NPL, LDR, CR, NIM, GCG, dan Permodalan terhadap ROA, setelah dimoderasi CKPN yang telah dibentuk sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP). Berdasarkan hasil penelitian, indikator tingkat kesehatan yang diproksikan dalam rasio NPL, LDR, CR, NIM, GCG, dan Permodalan terhadap ROA memberikan pengaruh. GCG dan Permodalan memberikan pengaruh signifikan terhadap ROA, sedangkan NPL, LDR, CR dan Permodalan memberikan pengaruh sedang terhadap ROA. Setelah penerapan CKPN, ternyata tidak menjadikan variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara variabel-variabel tersebut. Sehubungan hasil penelitian ini, BPR yang menerapkan CKPN berdasarkan standar akuntansi yang baru, tidak menjadi variabel moderasi pada variabel NPL, LDR, CR, NIM, GCG, dan Permodalan terhadap ROA. BPR hanya perlu melakukan perhitungan CKPN sesuai dengan PD dan LGD yang benar-benar mencerminkan risiko kreditnya. Sehingga bisa menjadi profitabilitas yang sebenarnya.
Keywords : Health level indicators, Bank Perekonomian Rakyat (BPR), Profitability, Tingkat Kesehatan, Bank Perekonomian Rakyat (BPR), Profitabilitas, CKPN.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Enike Harina Peristyanti
Date Deposited: 06 Jul 2026 03:44
Last Modified: 06 Jul 2026 03:44
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18627

Actions (login required)

View Item
View Item