Regulatory Compliance in a Circular Economy: Analysing the 30-30-30 Strategy in the European Built Environment

KAUKABA, Muhammad Yusuf Tsalaatsa and JULIARTO, Agung,(11 June 2026), Regulatory Compliance in a Circular Economy: Analysing the 30-30-30 Strategy in the European Built Environment. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (469kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (321kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (203kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (366kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (575kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmark] Text (Fulltext PDF Bookmark)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Tesis ini mengkaji sektor-sektor ekspor dari luar Uni Eropa yang kemungkinan besar akan terdampak oleh peraturan Uni Eropa mendatang mengenai keberlanjutan dan material berbasis hayati (*bio-based materials*), serta bagaimana sektor-sektor tersebut dapat beradaptasi agar tetap kompetitif di pasar Uni Eropa. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif yang didasarkan pada analisis dokumen dan analisis perbandingan sektor, studi ini menelaah dokumen kebijakan Uni Eropa, literatur akademis, dan laporan kelembagaan yang mencakup empat sektor berorientasi ekspor: bahan bangunan, kemasan, furnitur, dan tekstil. Temuan menunjukkan bahwa dampak peraturan-peraturan tersebut bervariasi antar-sektor. Sektor bahan bangunan menghadapi tekanan regulasi terkuat karena menggabungkan persyaratan teknis dan keselamatan yang ketat dengan ekspektasi keberlanjutan yang terus meningkat, sehingga proses adaptasi menjadi lebih bersifat teknis dan berbiaya tinggi. Sektor kemasan menghadapi tekanan kuat terkait tujuan ekonomi sirkular namun menawarkan fleksibilitas lebih besar untuk adaptasi melalui substitusi material dan desain ulang produk. Sektor furnitur dan tekstil mengalami tekanan tingkat sedang hingga tinggi, terutama melalui persyaratan ketertelusuran (*traceability*), pengadaan yang bertanggung jawab, dan pelaporan keberlanjutan. Tiga bentuk adaptasi diidentifikasi: adaptasi teknis (pengujian produk, Penilaian Siklus Hidup/*Life Cycle Assessment*, Deklarasi Produk Lingkungan, dan data produk digital), adaptasi organisasional (sistem kepatuhan, ketertelusuran, dan uji tuntas/*due diligence*), serta adaptasi ekonomi (penganggaran untuk sertifikasi, investasi dalam sistem pelaporan, dan keputusanviii strategis terkait pasar serta v kemitraan). Eksportir yang berhasil beradaptasi kemungkinan besar akan mempertahankan atau memperkuat posisi mereka di pasar Uni Eropa, sementara mereka yang hanya mematuhi sebagian atau gagal mematuhi aturan berisiko menghadapi biaya lebih tinggi, penurunan kepercayaan pembeli, dan berkurangnya akses pasar. Tesis ini diakhiri dengan rekomendasi kebijakan spesifik sektor untuk mendukung eksportir non-Uni Eropa, khususnya dalam memperkuat infrastruktur kepatuhan teknis, sistem ketertelusuran, dan dukungan finansial untuk adaptasi. Kata kunci: European Green Deal; material berbasis hayati; peraturan keberlanjutan; eksportir non-Uni Eropa; ekonomi sirkular; tindakan non-tarif; strategi adaptasi; daya saing.
Keywords : European Green Deal; bio-based materials; sustainability regulation; non-EU exporters; circular economy; non-tariff measures; adaptation strategies; competitiveness, European Green Deal; material berbasis hayati; peraturan keberlanjutan; eksportir non-Uni Eropa; ekonomi sirkular; tindakan non-tarif; strategi adaptasi; daya saing.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Muhammad Yusuf Tsalaatsa Kaukaba
Date Deposited: 23 Sep 2026 07:40
Last Modified: 23 Sep 2026 07:41
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18888

Actions (login required)

View Item
View Item