ANALISIS GENDER WAGE GAP PADA SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA (STUDI DATA SAKERNAS TAHUN 2023)

RAHMA, Nazelia and KIRANA, Mayanggita,(18 July 2025), ANALISIS GENDER WAGE GAP PADA SEKTOR FORMAL DAN INFORMAL DI INDONESIA (STUDI DATA SAKERNAS TAHUN 2023). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak ( Inggris )] Text (Abstrak ( Inggris )) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Abstrak ( Indonesia )] Text (Abstrak ( Indonesia )) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kesenjangan upah antara laki-laki dan perempuan masih menjadi isu krusial dalam ketenagakerjaan di Indonesia. Meskipun berbagai regulasi telah diterapkan untuk mendorong kesetaraan gender, realita di lapangan menunjukkan bahwa disparitas tetap berlangsung, baik di sektor formal maupun informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan upah berbasis gender di kedua sektor tersebut serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi disparitas tersebut, dengan menggunakan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier pada ln(wage), dan Recentered Influence Function–Ordinary Least Squares (RIF-OLS) yang digunakan untuk menelusuri pola kesenjangan upah pada berbagai titik distribusi upah yaitu pada kuintil bawah, tengah, dan atas. Hasil menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan upah antara laki laki dan perempuan dengan pengaruh negatif signifikan, penalti terhadap perempuan lebih besar di sektor informal dengan koefisien -0,4180 (signifikan 1%) dibanding sektor formal dengan koefisien -0,3415 (signifikan 1%). Selain itu, hasil RIF-OLS menunjukkan bahwa kesenjangan upah tidak merata di seluruh distribusi pendapatan, fenomena sticky floor teridentifikasi di sektor formal, ditunjukkan oleh penalti upah tertinggi terhadap perempuan pada kuintil bawah. Hal ini mencerminkan bahwa perempuan lebih dirugikan pada level upah rendah dan menghadapi hambatan mobilitas ke atas. Sebaliknya, tidak ditemukan indikasi kuat glass ceiling, karena penalti upah di kuintil atas lebih kecil dibanding di level bawah dan tengah baik di sektor formal maupun informal.
Keywords : Gender Wage Gap, Formal and Informal Sector, RIF-OLS, Kesenjangan Upah Gender, Sektor Formal dan Informal, RIF-OLS
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Nazelia Rahma
Date Deposited: 12 Aug 2025 04:07
Last Modified: 12 Aug 2025 04:08
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16878

Actions (login required)

View Item
View Item