RISIKO SISTEMIK PEMBIAYAAN SEKTOR PROPERTI DAN EFEKTIVITAS KEBIJAKAN LOAN TO VALUE TERHADAP STABILITAS SISTEM KEUANGAN DI INDONESIA

ARYADANU, Abnu Rangga and KURNIA, Akhmad Syakir,(21 August 2025), RISIKO SISTEMIK PEMBIAYAAN SEKTOR PROPERTI DAN EFEKTIVITAS KEBIJAKAN LOAN TO VALUE TERHADAP STABILITAS SISTEM KEUANGAN DI INDONESIA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (545kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (505kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (505kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (571kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (679kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Stabilitas sistem keuangan krusial bagi ketahanan ekonomi, namun rentan terganggu oleh dinamika sektor properti yang prosiklikal. Di Indonesia, kenaikan harga properti residensial dan pertumbuhan kredit yang tidak sejalan dengan fundamental ekonomi berpotensi memicu risiko sistemik, terutama saat kontraksi siklus keuangan. Kondisi ini diperparah oleh guncangan besar seperti pandemi COVID-19, sehingga diperlukan analisis yang mampu menangkap dinamika rezim dan mengevaluasi efektivitas kebijakan makroprudensial. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga dan pertumbuhan kredit properti terhadap stabilitas sistem keuangan dalam konteks perbedaan rezim, serta menilai efektivitas kebijakan Loan-to-Value (LTV). Metode yang digunakan adalah Markov Switching Regression dengan indikator Aggregate Financial Stability Index (AFSI) sebagai proksi kondisi stabilitas sistem keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga properti residensial dan pertumbuhan kredit properti berpengaruh negatif signifikan terhadap stabilitas sistem keuangan dalam kondisi ketidakstabilan (rezim 1). Tekanan dari sektor properti cenderung meningkat saat sistem keuangan berada dalam fase rentan. Sebaliknya, pada rezim stabil (rezim 2), hanya harga properti yang tetap signifikan, sementara pertumbuhan kredit properti tidak signifikan. Kebijakan Loan to Value (LTV) tidak menunjukkan pengaruh signifikan di kedua rezim. Temuan ini menegaskan perlunya pemantauan sektor properti secara ketat, meskipun efektivitas kebijakan makroprudensial seperti LTV belum terbukti selama periode observasi.
Keywords : financial system stability, residential property prices, property credit, Loan-to-Value, Markov Switching, stabilitas sistem keuangan, harga properti residensial, kredit properti, Loan-to-Value, Markov Switching
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Abnu Rangga Aryadanu
Date Deposited: 03 Sep 2025 02:43
Last Modified: 03 Sep 2025 02:45
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17032

Actions (login required)

View Item
View Item