ANALISIS PENGARUH STRUKTUR PASAR TERHADAP KINERJA INDUSTRI: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2024

PRACOYO, David Adi and NAYLAH, Maal,(7 July 2026), ANALISIS PENGARUH STRUKTUR PASAR TERHADAP KINERJA INDUSTRI: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2021-2024. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (108kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of (Abstrak (Indonesia)] Text ((Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (2MB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (120kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (263kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur pasar, efisiensi, dan determinan kinerja industri makanan dan minuman di Indonesia. Studi ini menerapkan kerangka Structure-Conduct-Performance (SCP) yang diusulkan oleh Pemikiran Harvard (kekuatan pasar) dan UCLA-Chicago (struktur efisiensi). Studi ini menggunakan data panel yang disusun dari laporan tahunan perusahaan makanan dan minuman selama periode 2021 – 2024. Penelitian ini mengimplementasikan Data Envelopment Analysis (DEA) dan regresi data panel untuk mengestimasi data. DEA merupakan metode non-parametrik yang digunakan untuk mengukur efisiensi teknis dan skala. Sedangkan regresi data panel digunakan untuk mengestimasi determinan kinerja perusahaan (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri makanan dan minuman memiliki karakteristik pasar oligopoli yang tercermin dari nilai Indeks Herfindahl-Hirschman (HHI) sebesar 1.278,46, rasio konsentrasi empat perusahaan terbesar (CR4) sebesar 65,42 persen, serta tingkat hambatan masuk industri yang relatif tinggi. Selain itu, industri menunjukkan tingkat efisiensi teknis dan efisiensi skala yang tergolong tinggi dengan nilai rata-rata masing-masing sebesar 0,901 dan 0,911. Hasil estimasi regresi mengindikasikan bahwa efisiensi teknis dan efisiensi skala berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkan kekuatan pasar berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dalam industri makanan dan minuman lebih dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam mencapai efisiensi dibandingkan oleh tingkat kekuatan pasar, sehingga mendukung Efficiency Structure Hypothesis yang dikemukakan oleh UCLA–Chicago School.
Keywords : Market Power Hypothesis, Efficiency Structure Hypothesis, Herfindahl-Hirschman Index, Technical Efficiency, Scale Efficiency, Return on Equity, DEA., Hipotesis Kekuatan Pasar, Hipotesis Struktur Efisiensi, Indeks Herfindahl-Hirschman, Efisiensi Teknis, Efisiensi Skala, Return on Equity, DEA.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Mr David Adi Pracoyo
Date Deposited: 12 Aug 2026 01:19
Last Modified: 12 Aug 2026 01:46
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18755

Actions (login required)

View Item
View Item