HARMONISASI AKUNTABILITAS INSTRUMENTAL DAN RELASIONAL DALAM PENGELOLAAN ZAKAT: STUDI KASUS PADA LAZ IZI

BAEHAQI, Ahmad and CHARIRI, Anis and PRABOWO, Tri Jatmiko Wahyu,(28 September 2026), HARMONISASI AKUNTABILITAS INSTRUMENTAL DAN RELASIONAL DALAM PENGELOLAAN ZAKAT: STUDI KASUS PADA LAZ IZI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (210kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (164kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (164kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (338kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (461kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Akuntabilitas merupakan konsep yang terbentuk melalui proses sosial. Makna dan praktiknya tidak dapat dipisahkan dari konteks kelembagaan, nilai-nilai yang dianut, serta hubungan dengan para pemangku kepentingan. Namun, penelitian akuntabilitas pada Lembaga Pengelola Zakat (LPZ) di Indonesia masih berfokus pada mekanisme formal, sehingga belum mengungkap bagaimana nilai keagamaan dan dinamika kelembagaan membentuk praktik tersebut. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, penelitian ini bertujuan menjelaskan bagaimana amil memaknai dan menerapkan akuntabilitas, serta bagaimana berbagai logika institusional membentuk makna dan praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan desain studi kasus pada Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), sebuah Lembaga Amil Zakat (LAZ) nasional di Jakarta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan teknik pengodean dalam pendekatan Constructivist Grounded Theory (CGT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan zakat di IZI dibangun melalui harmonisasi antara dimensi instrumental dan relasional. Dimensi instrumental diwujudkan melalui kepatuhan terhadap regulasi dan syariah, transparansi pelaporan, penguatan tata kelola, audit, perencanaan dan evaluasi, serta profesionalisme. Sementara itu, dimensi relasional diwujudkan melalui penguatan kepercayaan, pelayanan yang humanis, partisipasi pemangku kepentingan, pelaporan berbasis dampak, kolaborasi lintas sektor, serta internalisasi nilai-nilai Islam. Harmonisasi kedua dimensi ini terbentuk melalui interaksi dan negosiasi yang saling melengkapi antara logika regulatif, profesional, sosial, dan Islam. Secara teoretis, penelitian ini memperluas teori akuntabilitas dengan menunjukkan bahwa akuntabilitas tidak cukup dipahami sebagai mekanisme formal, tetapi sebagai konstruksi sosial yang lahir dari harmonisasi dimensi instrumental dan relasional melalui interaksi berbagai logika institusional. Temuan ini juga memberikan implikasi praktis bagi penguatan tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan zakat di Indonesia. Kata Kunci: Akuntabilitas, Pengelolaan Zakat, Harmonisasi Akuntabilitas, Akuntabilitas Instrumental dan Relasional, Logika Institusional.
Keywords : Accountability, Zakat Management, Accountability armonisation, Instrumental and Relational Accountability, Institutional Logics., UNSPECIFIED
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (PhD)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: ahmad - baehaqi
Date Deposited: 05 Oct 2026 08:15
Last Modified: 05 Oct 2026 08:15
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/19022

Actions (login required)

View Item
View Item