DETERMINAN PROBABILITAS BALITA TERKENA STUNTING DI INDONESIA: ANALISIS DATA INDONESIAN FAMILY LIFE SURVEY (IFLS) 2014

MATONDANG, Pricella Christine Natalia and ATMANTI, Hastarini Dwi,(26 June 2025), DETERMINAN PROBABILITAS BALITA TERKENA STUNTING DI INDONESIA: ANALISIS DATA INDONESIAN FAMILY LIFE SURVEY (IFLS) 2014. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (246kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (111kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (133kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (146kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (186kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia, yang mencerminkan kegagalan pertumbuhan akibat kekurangan gizi jangka panjang serta dipengaruhi oleh faktor lingkungan, sosial, dan ekonomi. Tingginya prevalensi stunting disertai dengan ketimpangan antarwilayah menunjukkan masih belum meratanya pelayanan kesehatan, termasuk cakupan imunisasi. Selain itu, rendahnya pendidikan ibu turut berkontribusi terhadap pola asuh dan pemenuhan gizi anak yang tidak optimal, sementara keterbatasan ekonomi dan kurangnya pengetahuan gizi menyebabkan pemenuhan asupan makro dan mikro seperti karbohidrat, protein, dan mineral belum sepenuhnya tercapai. Penelitian ini menggunakan data dari Indonesian Family Life Survey (IFLS) 5 untuk menganalisis determinan probabilitas balita terkena stunting dengan variabel inedependen seperti pendidikan ibu, imunisasi, asupan gizi (karbohidrat, protein, mineral), serta daerah tempat tinggal berpengaruh terhadap kemungkinan terjadinya stunting pada balita. Dengan menggunakan metode analisis logit, studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi empiris dalam menyusun kebijakan intervensi yang lebih tepat sasaran dalam upaya penanggulangan stunting di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ibu, asupan mineral, dan daerah tempat tinggal memiliki pengaruh signifikan terhadap probabilitas balita mengalami stunting pada tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Sementara itu, imunisasi, asupan karbohidrat, dan asupan protein tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya intervensi gizi dan peningkatan pendidikan ibu dalam upaya pencegahan stunting pada balita.
Keywords : Stunting, IFLS, Logit, Stunting, IFLS, Logit
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: PRICELLA MATONDANG
Date Deposited: 30 Jun 2025 09:17
Last Modified: 30 Jun 2025 09:17
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16596

Actions (login required)

View Item
View Item