PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, UPAH MINIMUM REGIONAL, TINGKAT PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN INVESTASI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013-2024

HARYANTO, Winda Aulia Shafara and ISKANDAR, Agr. Deden Dinar,(20 June 2025), PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, UPAH MINIMUM REGIONAL, TINGKAT PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN INVESTASI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013-2024. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (67kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (115kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (123kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (55kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (157kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, upah minimum regional, tingkat pertumbuhan ekonomi, dan investasi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2013–2024. Tingkat pengangguran terbuka merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi daerah karena mencerminkan sejauh mana penduduk usia kerja dapat terserap dalam aktivitas produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan diolah menggunakan perangkat lunak EViews 13. Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan bahwa model estimasi yang paling tepat adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil regresi menunjukkan bahwa variabel jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka, sedangkan upah minimum regional dan tingkat pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan. Sebaliknya, variabel investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jawa Tengah. Nilai adjusted R² sebesar 0,5609 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan sekitar 56,09% variasi yang terjadi dalam tingkat pengangguran terbuka. Temuan ini memberikan implikasi bahwa kebijakan pengendalian pengangguran di Jawa Tengah harus dilakukan secara komprehensif, tidak hanya melalui penciptaan lapangan kerja baru, tetapi juga melalui pengendalian laju pertumbuhan penduduk, penyesuaian upah minimum yang adil, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, serta meningkatkan kualitas investasi yang berorientasi pada penciptaan tenaga kerja. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ketenagakerjaan yang efektif dan berkelanjutan.
Keywords : Open Unemployment, Population Size, Regional Minimum Wage, Economic Growth, Investment, Panel Data Regression, Pengangguran Terbuka, Jumlah Penduduk, Upah Minimum Regional, Pertumbuhan Ekonomi, Investasi, Regresi Data Panel
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Winda Aulia Shafara Haryanto
Date Deposited: 01 Jul 2025 08:55
Last Modified: 08 Jul 2025 06:35
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16627

Actions (login required)

View Item
View Item