SABRINA, Bella Mutiara and PURWANTI, Evi Yulia,(23 September 2025), ANALISIS DAMPAK PROGRAM PADAT KARYA TUNAI DESA (CASH FOR WORK)TERHADAP KRIMINALITAS DESA DI PROVINSI JAWA TIMUR. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (337kB)
Download (381kB)
Download (340kB)
Download (431kB)
Download (360kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Jawa Timur, provinsi yang didominasi oleh wilayah pedesaan, termasuk wilayah dengan jumlah kriminalitas tertinggi di Indonesia. Kriminalitas pedesaan seringkali dipicu oleh kemiskinan dan keterbatasan akses, sehingga mencerminkan lemahnya pembangunan dan pemerataan kesejahteraan lokal. Sebagai upaya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan lokal, pemerintah menginisiasi Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan menciptakan lapangan kerja sementara melalui pemanfaatan Dana Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari PKTD dan faktor lain seperti jumlah keluarga miskin, jumlah industri mikro, jumlah sekolah, kondisi jalan, dan jumlah anggota keamanan terhadap kriminalitas pedesaan.
Metode yang digunakan adalah Difference-in-Differences (DiD) dengan memanfaatkan data Potensi Desa (PODES) tahun 2018 sebagai periode sebelum program PKTD dan Potensi Desa (PODES) tahun 2021 sebagai periode setelah program. Sampel penelitian mencakup seluruh wilayah berstatus desa di Jawa Timur sejumlah 7.721 desa. Analisis dilakukan melalui tiga model berdasarkan perbedaan outcome kriminalitas, yakni jumlah jenis kriminalitas, kecenderungan kasus pencurian, dan kecenderungan kasus kekerasan, bertujuan untuk menguraikan dampak PKTD secara komprehensif terhadap bentuk-bentuk kriminalitas yang berbeda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa PKTD tidak menunjukan dampak terhadap penurunan total jenis kriminalitas, mengindikasikan penurunan tetapi berdampak signifikan terhadap pencurian, serta berdampak signifikan terhadap peningkatan kekerasan. Temuan ini menunjukan bahwa PKTD berpotensi menekan tindak kriminal yang berkaitan faktor ekonomi, seperti pencurian, meskipun tidak signifikan secara statistik. Akan tetapi, tidak mampu berdampak pada penurunan total jenis kriminal dan kekerasan. Disamping itu itu, variabel yang dikontrol seperti jumlah keluarga miskin berpengaruh positif dan jumlah industri mikro berpengaruh negatif signifikan terhadap kriminalitas. Sementara itu, variabel lain seperti jumlah sekolah, kondisi jalan, dan jumlah anggota keamanan tidak menunjukan pengaruhnya terhadap penurunan kriminalitas.
| Keywords : | Crime, Padat Karya Tunai Desa Program, Cash for Work (CfW), Rural Development, Kriminalitas, Padat Karya Tunai Desa, Cash for Work (CfW), Pembangunan Desa |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | BELLA SABRINA |
| Date Deposited: | 29 Oct 2025 08:54 |
| Last Modified: | 29 Oct 2025 09:15 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17303 |


