ANALISIS PERSAINGAN DAGANG AMERIKA DAN CINA TERHADAP NILAI IMPOR PANGAN PADA NEGARA TERTENTU (STUDI KASUS: INDONESIA, MALAYSIA, DAN FILIPINA DALAM PERIODE 2013-2022)

LEE, Anna Angel and AMINATA, Jaka,(30 December 2025), ANALISIS PERSAINGAN DAGANG AMERIKA DAN CINA TERHADAP NILAI IMPOR PANGAN PADA NEGARA TERTENTU (STUDI KASUS: INDONESIA, MALAYSIA, DAN FILIPINA DALAM PERIODE 2013-2022). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (327kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (244kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (241kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (109kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Download (217kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Persaingan internasional memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan di berbagai negara, terutama di kawasan Asia Tenggara yang masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persaingan dagang, consumer price index (CPI), dan nilai tukar resmi terhadap nilai impor pangan di Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Data yang digunakan merupakan data panel tahunan periode 2013–2022 dengan sumber dari lembaga internasional seperti World Bank dan WITS. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM), yang dipilih berdasarkan hasil uji spesifikasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel persaingan dagang berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap nilai impor pangan, yang mengindikasikan bahwa persaingan dagang global tidak memberikan dampak langsung terhadap perubahan impor pangan. Sebaliknya, Consumer Price Index berpengaruh positif dan signifikan, menandakan bahwa peningkatan tekanan inflasi domestik mendorong kenaikan impor pangan untuk menjaga ketersediaan pasokan. Nilai tukar resmi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai impor pangan, yang menunjukkan bahwa pelemahan mata uang domestik meningkatkan harga impor dan menekan kemampuan impor. Secara simultan, persaingan dagang, CPI, dan nilai tukar resmi berpengaruh signifikan terhadap nilai impor pangan dengan koefisien determinasi sebesar 0,75527. Temuan ini menegaskan bahwa nilai impor pangan di Indonesia, Malaysia, dan Filipina lebih kuat dipengaruhi oleh faktor fundamental permintaan domestik dan kondisi makroekonomi, khususnya inflasi dan stabilitas nilai tukar, dibandingkan konflik dagang global secara langsung. Persaingan dagang internasional lebih berperan sebagai guncangan eksternal yang dampaknya dimediasi oleh variabel harga dan nilai tukar. Oleh karena itu, kebijakan ketahanan pangan perlu difokuskan pada pengendalian inflasi, menjaga stabilitas nilai tukar, diversifikasi sumber impor, serta penguatan cadangan pangan guna mengurangi kerentanan terhadap gejolak ekonomi global.
Keywords : food imports, trade war, consumer price index, exchange rate, panel data regression, impor pangan, persaingan dagang, indeks harga konsumen, nilai tukar, regresi data panel
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Lee Anna Angel
Date Deposited: 30 Dec 2025 09:20
Last Modified: 30 Dec 2025 09:20
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17561

Actions (login required)

View Item
View Item