ANALISIS BELANJA MODAL, UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA (UMK), INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KAWASAN BARLINGMASCAKEB TAHUN 2014-2023

HIKMAWATI, Revi Wahyu and AMINATA, Jaka,(31 October 2025), ANALISIS BELANJA MODAL, UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA (UMK), INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM), DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KAWASAN BARLINGMASCAKEB TAHUN 2014-2023. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (300kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (285kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (281kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (303kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (314kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kesejahteraan penduduk berkaitan erat dengan tingkat kemiskinan, kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang melibatkan semua aspek yang berkaitan langsung maupun tidak langsung ke semua lapisan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada tingkat kemiskinan di kawasan pengembangan BARLINGMASCAKEB secara konsisten mengalami penurunan namun masih menempatkan pada posisi paling tinggi dibanding kawasan pengembangan yang lain di Jawa Tengah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja daerah, upah minimum kabupaten/kota, indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran terbuka terhadap tingkat kemiskinan di kawasan BARLINGMASCAKEB. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data sekunder mencakup 5 (lima) kabupaten di Kawasan BARLINGMASCAKEB di Jawa Tengah tahun 2014-2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi dengan Fixed Effect Model. Berdasarkan hasil regresi, variabel Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Sementara itu, variabel Belanja Modal dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Hal ini dapat disebabkan karena pengeluaran pemerintah daerah sebagian besar terkait investasi publik kurang tepat sasaran untuk pengentasan kemiskinan, kemudian diikuti indeks pembangunan manusia yang belum merata serta tidak diiringi dengan akses kesempatan kerja atau pembangunan ekonomi.
Keywords : Capital Expenditure, Regency/City Minimum Wage, Human Development Index, Open Unemployment Rate., Kemiskinan, Belanja Modal, Upah Minimum Kabupaten/Kota, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Revi Wahyu Hikmawati
Date Deposited: 12 Jan 2026 05:26
Last Modified: 12 Jan 2026 05:27
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17624

Actions (login required)

View Item
View Item