ANALISIS PENGARUH SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA (SBSN) DAN UANG ELEKTRONIK TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI PERIODE 2021–2024)

AZHARI, El Zaidan and FIRMANSYAH, Firmansyah,(9 January 2026), ANALISIS PENGARUH SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA (SBSN) DAN UANG ELEKTRONIK TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (STUDI PERIODE 2021–2024). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (305kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (163kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (219kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (570kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan instrumen fiskal syariah, yaitu Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan pertumbuhan pesat penggunaan uang elektronik (E-Money) telah menciptakan dinamika baru dalam sistem moneter di Indonesia. Secara teoretis, SBSN berperan sebagai instrumen penyerapan likuiditas, sedangkan E Money diyakini mampu mempercepat velocity of money (perputaran uang). Namun, secara empiris, baik nilai SBSN, transaksi E-Money, maupun Jumlah Uang Beredar (JUB) dalam arti sempit (M1) sama-sama menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini diperparah oleh temuan penelitian sebelumnya yang masih kontradiktif mengenai pengaruh E-Money terhadap JUB (ada yang menyatakan positif dan negatif), serta terbatasnya kajian mengenai pengaruh SBSN terhadap JUB, sehingga menimbulkan research gap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan uang elektronik (E-Money) terhadap Jumlah Uang Beredar (M1) di Indonesia. Penelitian dilakukan dalam perspektif Ekonomi Islam, dengan fokus pada periode Januari 2021 hingga Desember 2024 menggunakan data time series bulanan. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda dengan ARDL. Variabel dependen yang digunakan adalah Jumlah Uang Beredar (M1) , sedangkan variabel independennya adalah nilai outstanding SBSN dan nilai transaksi E-Money. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan empiris bagi otoritas moneter, seperti Bank Indonesia, dalam merumuskan kebijakan yang efektif untuk mengelola likuiditas dan stabilitas moneter.
Keywords : State Sharia Securities (SBSN), Electronic Money (E-Money), Money Supply (M1), Islamic Economics, Monetary Policy, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), Uang Elektronik (E-Money),Jumlah Uang Beredar (JUB), Ekonomi Islam, Kebijakan Moneter
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: El Zaidan Azhari
Date Deposited: 14 Jan 2026 07:28
Last Modified: 14 Jan 2026 07:54
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17625

Actions (login required)

View Item
View Item