WARNO, Warno and ACHMAD, Tarmizi and HARTO, Puji,(July 2025), MODEL ISLAMIC SUSTAINABILITY REPORTING (ISR) ANALISIS ANTESEDEN DAN KONSEKUENSI. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (2MB)
Download (2MB)
Download (2MB)
Download (2MB)
Download (2MB)
Restricted to Repository staff only
Download (2MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan pemangku
kepentingan (customer, pemerintah, karyawan, dan pemegang saham mayoritas) serta
budaya nasional terhadap implementasi Islamic Sustainability Reporting (ISR), serta
dampaknya terhadap kinerja maqashid syariah pada perbankan syariah global.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel
terhadap laporan tahunan dan keberlanjutan periode 2015–2023 dari bank syariah yang
memenuhi kriteria tertentu. Salah satu kontribusi utama penelitian ini adalah menyusun
sintesis indikator ISR melalui tahapan sistematis: identifikasi konsep-konsep kunci
dalam Al-Qur’an dan hadis, telaah literatur sebelumnya, validasi pakar (expert
judgement), dan Focus Group Discussion (FGD), hingga terbentuk 35 indikator ISR
dalam enam kelompok pelaporan (keuangan, sosial, lingkungan, pegawai, produk, dan
tata kelola).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan dari pelanggan, pemegang
saham mayoritas, dan budaya nasional berpengaruh signifikan terhadap penerapan ISR.
Tekanan dari pemerintah dan karyawan tidak menunjukkan pengaruh yang berarti,
mengindikasikan bahwa keberhasilan implementasi ISR lebih dipengaruhi oleh pihak
pihak yang memiliki kepentingan strategis dan orientasi nilai syariah yang kuat.
Budaya nasional yang sejalan dengan nilai Islam terbukti mendukung pelaporan
keberlanjutan secara etis dan partisipatif, sedangkan regulasi formal dan tekanan
internal belum mampu mendorong transformasi substansial dalam praktik ISR.
Selanjutnya, ISR terbukti berpengaruh positif terhadap pencapaian kinerja maqashid
syariah, yaitu perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Temuan
ini menegaskan bahwa pelaporan keberlanjutan yang disusun dan dijalankan
berdasarkan prinsip-prinsip Islam tidak hanya meningkatkan akuntabilitas dan
transparansi perusahaan, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk mewujudkan tujuan
syariah dan keberlanjutan jangka panjang dalam sistem keuangan Islam.
| Keywords : | stakeholder pressure (customers, government, employees, and majority shareholders), national culture, Islamic Sustainability Reporting (ISR), maqashid al-shariah performance (MQS), tekanan pemangku kepentingan (customer, pemerintah, karyawan, dan pemegang saham mayoritas), national culture, Islamic Sustainability Reporting (ISR), kinerja maqashid syariah (MQS) |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (PhD) |
| Subjects: | Akuntansi |
| Depositing User: | Warno Warno |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 01:43 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 01:44 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17629 |


