ANALISIS PENERIMAAN PAJAK DAERAH DAN HASIL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH YANG DIPISAHKAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA MASA PANDEMI, TRANSISI, DAN PASCA-PANDEMI COVID-19 (STUDI PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2021–2023)

PURNOMO, Poa Yosia and LAKSITO, Herry,(12 March 2026), ANALISIS PENERIMAAN PAJAK DAERAH DAN HASIL PENGELOLAAN KEKAYAAN DAERAH YANG DIPISAHKAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA MASA PANDEMI, TRANSISI, DAN PASCA-PANDEMI COVID-19 (STUDI PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2021–2023). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (349kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (438kB)
[thumbnail of Abstrak Indonesia] Text (Abstrak Indonesia) - Published Version
Download (337kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (407kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (446kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerimaan pajak daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada masa pandemi, masa transisi, dan pasca-pandemi COVID-19. Objek penelitian mencakup 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah selama periode 2021–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS). Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap PAD sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan pengujian menggunakan model regresi data panel untuk memperoleh gambaran hubungan antara variabel penelitian secara lebih komprehensif. Proses analisis diawali dengan pengujian statistik deskriptif guna menggambarkan karakteristik data selama periode pandemi, transisi, dan pasca-pandemi, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan model regresi data panel yang paling sesuai melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Selanjutnya, dilakukan pengujian hipotesis untuk menilai pengaruh penerimaan pajak daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah periode 2021–2023, sehingga diperoleh hasil empiris yang mampu menjelaskan hubungan antar variabel penelitian secara objektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan pajak daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah pada seluruh periode pengamatan. Sementara itu, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap PAD. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) cenderung membaik selama periode pasca-pandemi, kontribusinya terhadap PAD masih relatif terbatas dibandingkan dengan pajak daerah. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya perbedaan dinamika PAD antara masa pandemi, transisi, dan pasca-pandemi yang mencerminkan kemampuan adaptasi fiskal pemerintah daerah terhadap perubahan kondisi ekonomi.
Keywords : local tax revenue, separated regional asset management, local own-source revenue, Panel data regression, COVID-19 pandemic, Central Java, pajak daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, pendapatan asli daerah, Regresi data panel, pandemi COVID-19, Jawa Tengah
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Akuntansi
Depositing User: Poa Yosia Purnomo
Date Deposited: 13 Mar 2026 09:16
Last Modified: 16 Mar 2026 04:28
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17815

Actions (login required)

View Item
View Item