SANTOSA, Sinta Dewi Laksmi and WIDODO, Wahyu and NUGROHO, SBM and ATMANTI, Hastarini Dwi,(26 June 2026), ANALISIS PENGARUH FIRM SIZE, LEVERAGE DAN-PROFITABILITAS TERHADAP KEBIJAKAN CASH HOLDING : STUDI PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR PROPERTY & REAL ESTATE DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE_2020-2024. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (171kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh firmsize,
leverage, dan profitabilitas terhadap cash holding pada perusahaan subsektor
property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama
periode 2020-2024. Rentang waktu pengamatan ini dipilih secara krusial untuk
menangkap dinamika pengelolaan likuiditas korporasi selama fase krisis pandemic
COVID-19 hingga era pemulihan ekonomi pasca pandemi. Metode penelitian yang
digunakan adalah kuantitatif dengan basis data sekunder yang bersumber dari
laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Teknik penentuan sampel
menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data di estimasi
menggunakan regresi data panel diestimasi menggunakan aplikasi E-Views 12
dengan pendekatan Random Effect Model (REM) berbasis bobot komponen varians
Generelized Least Squares (GLS). Penggunaan estimasi GLS secara metodologis
mampu mengoreksi bias akibat heteroskedastisitas residual, sehingga menjamin
parameter hasil uji bersifat konsisten, efisien, dan bebas isu endogenitas. Penelitian
ini mengintegrasikan pendekatan ekonomi industri, khususnya perdebatan teoritis
antara teori Structure-Conduct-Performance (SCP) konvensional atau dikenal juga
dengan Mazhab Harvard dan hipotesis efisiensi Mazhab Chicago.
Hasil pengujian parsial (Uji t) membuktikan bahwa firmsize dan leverage
tidak memiliki pengaruh signifikan secara statistic terhadap cash holding. Pengaruh
firmsize yang netral mengonfirmasi berlakunya Hukum Gibrat (Gibrat’s Law), di
mana pertumbuhan aset emiten sektor properti bersifat acak (stochastic).
Sebaliknya, profitabilitas terbukti memiliki pengaruh signifikan positif terhadap
kebijakan cash holding, di mana kemampuan emiten dalam menghasilkan surplus
ekonomi dari efisiensi operasi internal mendorong akumulasi likuiditas sebagai
bantalan finansial strategis. Secara simultan (uji F), model mencatat nilai Prob (Fstatistic)
sebesar 0,1860, yang mengindikasikan melemahnya daya penjelas
(explanatory power) model Ketika diestimasi secara berkelompok dalam struktur
tunggal. Nilai koefisien determinasi (weighted R-squared) berada pada angka
4,05%. Konstelasi temuan ini secara utuh mendukung Efficiency Hypothesis dari
Mazhab Chicago, dimana perilaku penahanan likuiditas kas murni digerakkan oleh
tingkat efisiensi operasi internal perusahaan, bukan oleh dimensi skala fisik aset
maupun paksaan beban utang luar.
Kata Kunci: Cash holding.firmsize leverage, profitabilis, paradigma SCP ,
Mazhab Chicago.
| Keywords : | UNSPECIFIED, UNSPECIFIED |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Sinta Dewi Laksmi Santosa |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 08:17 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:06 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18636 |


