PENGARUH KEPEMILIKAN BPJS PBI TERHADAP UTILISASI RAWAT JALAN DI JAWA TENGAH (SUSENAS 2023)

PUTRI, Wulan Dharma and KIRANA, Mayanggita,(21 August 2026), PENGARUH KEPEMILIKAN BPJS PBI TERHADAP UTILISASI RAWAT JALAN DI JAWA TENGAH (SUSENAS 2023). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (146kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (221kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (202kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (234kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (224kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Perluasan cakupan jaminan kesehatan tidak otomatis diikuti kesetaraan pemanfaatan layanan, terutama pada kelompok berpendapatan rendah yang menghadapi hambatan biaya. Penelitian ini menganalisis pengaruh kepemilikan jaminan kesehatan bersubsidi (BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran, PBI) terhadap frekuensi utilisasi rawat jalan di Provinsi Jawa Tengah dengan menggunakan data mikro individu Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2023. Sampel dibatasi pada 30.616 individu yang mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir, sebab pertanyaan mengenai rawat jalan hanya diajukan kepada responden tersebut. Pembatasan itu membuat nilai nol pada variabel dependen hanya memiliki satu makna, yaitu individu yang membutuhkan layanan tetapi tidak mengaksesnya. Kepesertaan PBI ditetapkan secara administratif dan bukan secara acak, sehingga kepemilikannya berpotensi endogen dan berkaitan dengan kebutuhan kesehatan yang tidak teramati. Untuk memeriksa kemungkinan tersebut, penelitian ini mengestimasi Ordinary Least Squares (OLS) berdampingan dengan Instrumental Variable Two-Stage Least Squares (IV-2SLS) menggunakan logaritma ketinggian wilayah dalam meter di atas permukaan laut sebagai instrumen. Ketinggian memengaruhi peluang kepesertaan melalui perbedaan jangkauan administrasi kependudukan antarwilayah, dan diasumsikan tidak memengaruhi keputusan berobat secara langsung. Estimasi tahap pertama menunjukkan instrumen yang relevan (F = 46,55), sedangkan uji Wu-Hausman tidak menolak eksogenitas (p = 0,241),sehingga endogenitas pada kepemilikan PBI tidak terdeteksi dalam data ini dan OLS dipakai sebagai estimator utama, dengan IV-2SLS sebagai pembanding. Kepemilikan PBI berkaitan dengan tambahan 0,0378 kunjungan rawat jalan, signifikan pada taraf 1 persen dan setara dengan kenaikan sekitar 7,4 persen terhadap rata-rata sampel. Mengingat 63,43 persen individu dalam sampel tidak melakukan kunjungan meskipun mengalami keluhan kesehatan, kenaikan tersebut dibaca sebagai efek akses, bukan moral hazard. Pengaruh tersebut nyata pada individu di perkotaan dan tidak berbeda dari nol pada individu di perdesaan, sehingga subsidi iuran meringankan hambatan biaya sementara jarak dan ketersediaan layanan masih menjadi hambatan. Perlindungan pembiayaan melalui PBI merupakan syarat perlu yang belum cukup bagi pemerataan akses rawat jalan pada individu dalam sampel. Kata Kunci: BPJS-PBI, Utilisasi Rawat Jalan, Ordinary Least Squares (OLS), Uji Endogenitas, Efek Akses, Susenas Maret 2023 JEL: I13, I14, I18, C26
Keywords : BPJS-PBI, Outpatient Utilization, Ordinary Least Squares (OLS), Endogeneity Test, Access Effect, Susenas March 2023, BPJS-PBI, Utilisasi Rawat Jalan, Ordinary Least Squares (OLS), Uji Endogenitas, Efek Akses, Susenas Maret 2023
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Wulan Dharma Putri
Date Deposited: 15 Sep 2026 04:41
Last Modified: 17 Sep 2026 02:03
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/18850

Actions (login required)

View Item
View Item