STUDI FENOMENOLOGI TERKAIT MUTUAL RESPECT-BASED ENGAGEMENT PADA INDUSTRI TAMBAK UDANG

SUHARJITO, Suharjito and PERDHANA, Mirwan Surya and zendy, Arief,(11 September 2026), STUDI FENOMENOLOGI TERKAIT MUTUAL RESPECT-BASED ENGAGEMENT PADA INDUSTRI TAMBAK UDANG. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (32kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (19kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (20kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (22kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (1MB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Industri tambak udang intensif beroperasi dalam kondisi biologis dan lingkungan yang berubah cepat, sehingga keberhasilan operasional tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan prosedur, tetapi juga oleh kemampuan pekerja untuk mengamati perubahan, menyampaikan risiko, menggunakan pertimbangan teknis, dan merespons situasi yang tidak selalu dapat diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pekerja memaknai keterlibatan pemilik usaha dan pimpinan yang mewakilinya, serta bagaimana pengalaman tersebut membentuk engagement yang berlandaskan mutual respect. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan fenomenologi interpretif. Data utama diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap sebelas pekerja dan pengelola pada satu unit tambak udang intensif di Kabupaten Kaur, Indonesia. Wawancara dilengkapi dengan observasi nonpartisipatif dan dokumentasi lapangan. Analisis dilakukan secara iteratif melalui pembacaan berulang, pengodean deskriptif, pengelompokan unit makna, pengembangan tema, dan interpretasi menggunakan konsep teoretis sebagai lensa sensitisasi. Hasil penelitian menghasilkan lima tema. Pertama, keterlibatan pemilik dan pimpinan dialami melalui kehadiran yang berlapis, yaitu kehadiran fisik, responsif, material, dan terdelegasi. Kedua, pekerja membedakan pengakuan terhadap martabat pribadi dari pengakuan terhadap kompetensi dan pengetahuan praktis. Ketiga, kepercayaan menjadi bermakna ketika disertai otonomi, dukungan, dan psychological safety untuk menyampaikan masalah, mengakui kesalahan, serta berbeda pendapat. Keempat, pengalaman dihargai dan dipercaya berkaitan dengan bentuk engagement yang bersifat resiprokal, seperti inisiatif, kewaspadaan, bantuan lintas fungsi, kepedulian terhadap peralatan, dan persistensi dalam menjaga keberlangsungan operasi. Kelima, hubungan interpersonal yang positif menjadi kurang kredibel apabila tidak didukung oleh sistem organisasi yang konsisten terkait penghargaan, pengadaan, sumber daya keselamatan, dan kesempatan pemulihan. Penelitian ini menyebut keselarasan tersebut sebagai respect coherence. Secara fenomenologis, mutual respect-based engagement pada tambak udang intensif dipahami sebagai proses relasional ketika keterlibatan otoritas diterjemahkan oleh pekerja menjadi pengalaman diakui, dipercaya, didukung, dan diberi ruang untuk berkontribusi secara bermakna. Temuan memperluas pembahasan work engagement dari pengalaman psikologis individual menuju infrastruktur manusia yang mendukung koordinasi dan respons operasional dalam tata kelola akuakultur.
Keywords : mutual respect, work engagement, worker voice, owner presence, psychological safety, shrimp farming, phenomenology., mutual respect, work engagement, worker voice, owner presence, psychological safety, tambak udang, fenomenologi.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Suharjito Suharjito
Date Deposited: 03 Nov 2026 01:25
Last Modified: 03 Nov 2026 01:25
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/19096

Actions (login required)

View Item
View Item