PUDJIWATI, Arni and UTOMO, Dwi Cahyo,(16 August 2024), SITUATIONAL FRAUD AWARENESS: MENGUAK MAKNA FRAUD AWARENESS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Kasus pada Rumah Sakit Pemerintah XYZ). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Text (Cover)
- Published Version
Download (89kB)
Download (89kB)
Text (Abstrak (Inggris))
- Published Version
Download (79kB)
Download (79kB)
Text (Abstrak (Indonesia))
- Published Version
Download (78kB)
Download (78kB)
Text (Daftar Isi)
- Published Version
Download (115kB)
Download (115kB)
Text (Daftar Pustaka)
- Published Version
Download (241kB)
Download (241kB)
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Pencegahan fraud saat ini menjadi perhatian di berbagai sektor baik pemerintah maupun swasta. Upaya yang sering digaungkan sebagai pencegahan fraud adalah pengendalian internal, namun kenyataannya saat ini fraud masih terjadi. Hal tersebut mengindikasikan bahwa terdapat faktor lain yang dapat menunjang keberhasilan pencegahan fraud. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa faktor lain yang perlu mendampingi pengendalian internal adalah fraud awareness. Penelitian terdahulu sebagian besar dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, sehingga perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami fraud awareness secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna fraud awareness dan penerapannya dalam pencegahan fraud. Metodologi yang digunakan adalah studi kasus. Obyek penelitian yang dipilih adalah Rumah Sakit Pemerintah XYZ, sebuah rumah sakit BLU di Indonesia yang berhasil membangun zona integritas bebas korupsi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang memahami pengendalian fraud. Peneliti juga melakukan analisis dokumen dan observasi sebagai triangulasi data. Analisis data dilakukan melalui tiga fase yaitu open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna fraud awareness adalah menyadari tindakan atau aktivitas fraud dalam tiga bentuk yaitu menyimpang dari Standard Operational Procedure (SOP), mengambil keuntungan secara tidak sah, dan memanipulasi dokumen. Ketiga bentuk tersebut dijelaskan dengan perspektif Situational Awareness Theory. Situational awareness terbentuk karena lingkungan pengendalian dan pengetahuan. Situational awareness mengarahkan pada pemahaman bahwa pencegahan fraud memerlukan pengendalian melalui sistem. Pencegahan fraud yang telah dilakukan yaitu mengoptimalkan peran auditor, mengoptimalkan peran individual, learning by experience, working together, sharing knowledge, dan memperkuat tata kelola. Implikasi penelitian ini adalah organisasi perlu menciptakan lingkungan pengendalian, meningkatkan pengetahuan, menetapkan dan mengkomunikasikan SOP untuk meningkatkan fraud awareness dan menunjang keberhasilan pencegahan fraud.
Keywords : | fraud awareness; situational awareness; fraud prevention; case studies; fraud, fraud awareness; situational awareness; pencegahan fraud; studi kasus; fraud |
---|---|
Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
Volume: | UNSPECIFIED |
Number: | UNSPECIFIED |
Item Type: | Thesis (Masters) |
Subjects: | Akuntansi |
Depositing User: | Arni Pudjiwati |
Date Deposited: | 26 Aug 2024 07:57 |
Last Modified: | 26 Aug 2024 07:59 |
URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/14999 |