BASKOROPUTRO, Radias and PANGESTUTI, Irene Rini Demi,(25 June 2025), PENGARUH EMPLOYEE ENGAGEMENT TERHADAP TURNOVER INTENTION DAN BURNOUT DENGAN SUPERVISOR SUPPORT DAN COWORKER SUPPORT SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus Pada Otoritas Jasa Keuangan). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (22kB)
Download (69kB)
Download (74kB)
Download (138kB)
Download (162kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement terhadap turnover intention dan burnout, serta menguji peran supervisor support dan coworker support sebagai variabel moderasi dalam konteks organisasi publik
independen, yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam mendukung kinerja dan stabilitas organisasi, khususnya dalam mengendalikan risiko burnout dan tingkat
keluarnya pegawai (turnover).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survey melalui kuesioner daring. Responden berjumlah 103 pegawai tetap OJK dari berbagai satuan kerja di kantor pusat dan daerah. Instrumen penelitian terdiri dari lima konstruk utama: employee engagement, burnout, turnover intention, supervisor support, dan coworker support, yang diukur dengan skala Likert 1–5 dan telah melalui uji validitas serta reliabilitas. Analisis data dilakukan
menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dalam dua model regresi terpisah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa employee engagement berpengaruh negatif signifikan terhadap burnout dan turnover intention, serta coworker support juga berpengaruh negatif signifikan terhadap keduanya. Sebaliknya, supervisor
support tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Dari sisi moderasi, hanya coworker support yang terbukti memoderasi secara negatif hubungan employee engagement terhadap burnout, sedangkan supervisor support justru
menunjukkan efek moderasi yang berlawanan arah.
Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya penguatan employee engagement dan lingkungan kerja kolaboratif sebagai strategi utama dalam pengelolaan risiko SDM di organisasi publik. Selain itu, diperlukan pengembangan kapasitas supervisor agar mampu menjalankan peran dukungan secara lebih efektif dan adaptif terhadap dinamika kerja pegawai.
| Keywords : | Employee engagement, burnout, turnover intention, supervisor support, coworker support, moderated regression analysis, public sector HRM, Financial Services Authority, organizational behavior, workplace well-being, Employee Engagement, Burnout, Turnover Intention, Supervisor Support, Coworker Support, Otoritas Jasa Keuangan |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Masters) |
| Subjects: | Manajemen |
| Depositing User: | Radias Baskoroputro |
| Date Deposited: | 17 Jul 2025 11:25 |
| Last Modified: | 17 Jul 2025 11:26 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/16796 |


