ELVIANA, Elsye and ISKANDAR, Deden Dinar,(20 August 2025), PENGARUH PARTISIPASI PEREMPUAN DI PARLEMEN DAN PASAR TENAGA KERJA TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN GENDER DI KABUPATEN/KOTA PULAU JAWA TAHUN 2017-2023. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED
Download (387kB)
Download (456kB)
Download (411kB)
Download (530kB)
Download (512kB)
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender merupakan prioritas utama dalam Tujuan 5 Sustainable Development Goals (SDGs), yang menekankan pentingnya kesetaraan gender dalam seluruh aspek kehidupan. Meskipun Pulau Jawa merupakan pusat pertumbuhan ekonomi nasional dengan infrastruktur dan akses layanan dasar yang relatif baik, ketimpangan gender masih terjadi di banyak kabupaten/kotanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh partisipasi perempuan di parlemen dan pasar tenaga kerja terhadap Indeks Pembangunan Gender (IPG) di kabupaten/kota Pulau Jawa periode 2017-2023. Partisipasi perempuan direpresentasikan oleh dua indikator dalam Indeks Pemberdayaan Gender (IDG), yaitu Keterlibatan Perempuan di Parlemen (KPP)dan Perempuan sebagai Tenaga Profesional (PTP). Selain itu, penelitian ini juga memasukkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan persentase perempuan usia 25 tahun ke atas dengan pendidikan SMA ke atas (PEND) untuk menangkap aspek kesehatan dan pendidikan yang memengaruhi kualitas hidup serta kesempatan perempuan. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan ditambahkan sebagai variabel kontrol untuk menggambarkan kapasitas ekonomi riil daerah. Metode analisis yang digunakan data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel KPP, PTP, dan AKI tidak berpengaruh signifikan terhadap IPG. Hal ini mengindikasikan bahwa kehadiran perempuan dalam ruang politik dan profesional masih bersifat simbolik tanpa dukungan kelembagaan dan sosial yang inklusif, serta angka kematian ibu belum menjadi faktor yang secara langsung menentukan peningkatan kesetaraan gender. Sebaliknya, variabel PEND dan PDRB berpengaruh signifikan terhadap IPG, menegaskan bahwa kualitas pendidikan serta kapasitas ekonomi riil daerah merupakan fondasi penting bagi penguatan pembangunan gender yang lebih substantif dan berkelanjutan.
| Keywords : | Gender Development Index, women's participation, parliament, professional workers, Indeks Pembangunan Gender, partisipasi perempuan, parlemen, tenaga profesional |
|---|---|
| Journal or Publication Title: | UNSPECIFIED |
| Volume: | UNSPECIFIED |
| Number: | UNSPECIFIED |
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
| Subjects: | Ekonomi Pembangunan |
| Depositing User: | Elsye Elviana |
| Date Deposited: | 11 Sep 2025 05:05 |
| Last Modified: | 11 Sep 2025 05:06 |
| URI: | https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17062 |


