ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN VOKASIONAL TERHADAP PENGANGGURAN DI INDONESIA : STUDI KASUS SUMATERA UTARA, JAWA TENGAH, DAN NUSA TENGGARA BARAT

ZHAFIRA, Alifiya and AGUSTIN, Esther Sri Astuti Soeryaningrum,(6 August 2025), ANALISIS PENGARUH PENDIDIKAN VOKASIONAL TERHADAP PENGANGGURAN DI INDONESIA : STUDI KASUS SUMATERA UTARA, JAWA TENGAH, DAN NUSA TENGGARA BARAT. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (435kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (413kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (307kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (320kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (431kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran di Indonesia, khususnya pada kelompok usia produktif, menjadi tantangan besar dalam pembangunan ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan vokasional terhadap kemungkinan individu mengalami pengangguran di Indonesia, dengan studi kasus di tiga provinsi yang merepresentasikan karakteristik regional berbeda: Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi peran variabel sosio-demografis seperti usia, jenis kelamin, status pernikahan, dan wilayah tempat tinggal dalam memengaruhi status pekerjaan. Data yang digunakan bersumber dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dengan total responden lebih dari 49 ribu orang pada rentang usia 17-65 tahun dan dianalisis menggunakan metode deskriptif crosstab dan regresi logistik dengan pendidikan vokasional sebagai variabel utama serta faktor demografis sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang dengan pendidikan vokasional memiliki probabilitas bekerja lebih tinggi dibandingkan pendidikan non-vokasional. Lulusan SMK dan Diploma memiliki peluang lebih besar bekerja, meskipun distribusinya berbeda antar wilayah. Pada jenjang menengah, lulusan SMK konsisten memiliki probabilitas bekerja lebih tinggi daripada SMA, pada jenjang tinggi, lulusan diploma lebih kompetitif di Jawa Tengah dan NTB, namun di Sumatera Utara peluang bekerjanya lebih rendah dibanding sarjana. Faktor usia berpengaruh dengan pola non-linear: peluang bekerja meningkat hingga sekitar usia 49 tahun lalu menurun. Laki-laki memiliki probabilitas bekerja lebih tinggi daripada perempuan, status menikah meningkatkan peluang bekerja, dan individu yang tinggal di perkotaan lebih rentan menganggur dibanding yang tinggal di pedesaan, terutama di Sumatera Utara.
Keywords : Vocational Education, Unemployment, Logistic Regression, North Sumatra, Central Java, West Nusa Tenggara., Pendidikan Vokasional, Pengangguran, Regresi Logistik, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Pembangunan
Depositing User: Alifiya Zhafira Fira
Date Deposited: 16 Sep 2025 08:29
Last Modified: 16 Sep 2025 08:29
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17094

Actions (login required)

View Item
View Item