DI BALIK NIAT BERTAHAN: STUDI FENOMENOLOGIS TENTANG PERAN KEADILAN ORGANISASIONAL DAN NILAI BUDAYA JAWA PADA KARYAWAN NON KELUARGA DI PERUSAHAAN KELUARGA

PRAKOSA, Hilman and LATARUVA, Eisha,(22 December 2025), DI BALIK NIAT BERTAHAN: STUDI FENOMENOLOGIS TENTANG PERAN KEADILAN ORGANISASIONAL DAN NILAI BUDAYA JAWA PADA KARYAWAN NON KELUARGA DI PERUSAHAAN KELUARGA. , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (388kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (318kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (330kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (342kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (344kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena tingginya loyalitas di antara karyawan non-keluarga di PT Buwana Karya Jaya meskipun kompensasi finansial yang diterima relatif terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana peran keadilan organisasional (organizational justice) dan nilai budaya Jawa, khususnya konsep diuwongke (dimanusiakan), membentuk niat bertahan (intention to stay). Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sembilan karyawan yang memiliki masa kerja di atas tiga tahun. Hasil penelitian mengungkap empat temuan utama. Pertama, keadilan organisasional dipersepsikan melalui lingkungan kerja yang kekeluargaan namun profesional, di mana keadilan dimaknai ulang sebagai jaminan keberlangsungan nafkah dan kepercayaan dianggap sebagai bentuk penghargaan tertinggi. Kedua, nilai budaya diuwongke dimaknai sebagai pengakuan penuh atas martabat manusia, yang tervalidasi secara nyata saat pimpinan meniadakan PHK selama pandemi. Ketiga, pengalaman humanis tersebut melahirkan rasa "utang budi" yang berfungsi sebagai landasan moral utama bagi niat bertahan, menggantikan kalkulasi transaksional. Keempat, loyalitas dikonstruksi bukan sekadar sebagai masa kerja, melainkan sebagai timbal balik aktif untuk menjaga stabilitas perusahaan.
Keywords : Family Business, Intention to Stay, Organizational Justice, Javanese Culture, Diuwongke., Perusahaan Keluarga, Intention to Stay, Keadilan Organisasional, Budaya Jawa, Diuwongke.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Manajemen
Depositing User: Hilman Prakosa
Date Deposited: 29 Dec 2025 08:13
Last Modified: 29 Dec 2025 08:13
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17536

Actions (login required)

View Item
View Item