ANALISIS DETERMINAN PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PADA PENGGUNA SHOPEE PAYLATER DENGAN STIMULUS-ORGANISM-RESPONSE MODEL (STUDI KASUS MAHASISWA MUSLIM DI KOTA SEMARANG)

SYAHWA, Eanjelina and WOYANTI, Nenik,(9 February 2026), ANALISIS DETERMINAN PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PADA PENGGUNA SHOPEE PAYLATER DENGAN STIMULUS-ORGANISM-RESPONSE MODEL (STUDI KASUS MAHASISWA MUSLIM DI KOTA SEMARANG). , UNSPECIFIED, UNSPECIFIED

[thumbnail of Cover] Text (Cover) - Published Version
Download (135kB)
[thumbnail of Abstrak (Inggris)] Text (Abstrak (Inggris)) - Published Version
Download (253kB)
[thumbnail of Abstrak (Indonesia)] Text (Abstrak (Indonesia)) - Published Version
Download (188kB)
[thumbnail of Daftar Isi] Text (Daftar Isi) - Published Version
Download (222kB)
[thumbnail of Daftar  Pustaka] Text (Daftar Pustaka) - Published Version
Download (281kB)
[thumbnail of Fulltext PDF Bookmarks] Text (Fulltext PDF Bookmarks)
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital, termasuk fitur Buy Now Pay Later (BNPL) seperti Shopee PayLater, memberikan kemudahan bagi konsumen dalam melakukan transaksi. Namun, kemudahan tersebut cenderung memicu perilaku konsumtif dan meningkatkan risiko pembelian impulsif, terutama pada kelompok mahasiswa di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Promosi Shopee PayLater, Lingkungan Sosial, FOMO, dan Religiusitas terhadap Pengendalian Diri, serta pengaruh Pengendalian Diri terhadap Pembelian Impulsif mahasiswa Muslim pengguna Shopee PayLater di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner pada 100 responden mahasiswa Muslim yang pernah menggunakan Shopee PayLater. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS 4.1.1.5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Promosi Shopee PayLater dan Lingkungan Sosial tidak berpengaruh signifikan terhadap Pengendalian Diri. Sebaliknya, FOMO berpengaruh negatif signifikan dan Religiusitas berpengaruh positif signifikan terhadap Pengendalian Diri. Selain itu, Pengendalian Diri terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pembelian Impulsif. Dari perspektif ekonomi Islam, perilaku pembelian impulsif dikategorikan sebagai tindakan berlebih-lebihan (israf) dan pemborosan (tabdzir), serta penggunaan fasilitas PayLater yang mengandung tambahan biaya berpotensi mendekati praktik riba, sehingga tidak sesuai dengan prinsip konsumsi Islam yang menekankan kehati- hatian, kebutuhan, dan kemaslahatan
Keywords : Shopee PayLater, FOMO, Religiosity, Self-control, Impulsive buying,Islamic Economics., Shopee PayLater, FOMO, Religiusitas, Pengendalian Diri, Pembelian Impulsif, Ekonomi Islam.
Journal or Publication Title: UNSPECIFIED
Volume: UNSPECIFIED
Number: UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Ekonomi Islam
Depositing User: Eanjelina Syahwa
Date Deposited: 12 Mar 2026 01:09
Last Modified: 12 Mar 2026 01:09
URI: https://repofeb.undip.ac.id/id/eprint/17794

Actions (login required)

View Item
View Item